BLANTERWISDOM101

Kejaksaan Negeri Kotabaru Kawal Dan Amankan Implementasi Dana Desa

Kejari Indah Laila. SH, bahwa Program ini dilakukan serentak diseluruh wilayah Indonesia.

Kotabaru Kalsel, PAWARTA NUSANTARA.COM- Dana Desa merupakan satu Dana APBN yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat, dibawah kePemimpinan, Presiden Joko Widodo dan JK  dimana Dana tersebut adalah diperuntukkan Pembangunan untuk semua Desa yang ada di Indonesia.

Sesuai arah kebijakan Pembangunan Perdesaan th 2015-2019.
- Sesuai Pemenuhan Standar Pelayanan Minimum dengan Kondisi Geografis Desa;
- Penanggulangan  Kemiskinan dan Pengembangan Usaha Ekonomi Desa;
- Pembangunan SDM,Peningkatan Keberdayaan dan Pembentukan Modal Sosial Budaya Masyarakat Desa;
- Penguatan Pemerintahan Desa;
- Pengelolaan SDA dan Lingkungan Hidup Berkelanjutan,serta Penataan Ruang Kawasan Perdesaan;
- Pengembangan Ekonomi Kawasan Perdesaan untuk mendorong keterkaitan Desa-Kota.

Oleh sebab itulah dilakukan Penyuluhan Hukum, kepada seluruh Kepala Desa, tentang Dana Desa,atau TP4 (Tim Pengawal,Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan)

Acara dilaksanakan  di Paris Barantai Kotabaru, hadir Bupati H.Sayed Jafar Al Idrus. SH, dalam hal ini diwakili, Setda Drs. H. Said Akhmad Assegaf. Kejari Indah Laila. SH, didampingi kasi Intel kejaksaan Kadis DPMPD, Rahdian S. Sos. MM
Seluruh Camat yang ada di Kabupaten Kotabaru dan Stikholder yang terbersit.

Hasil jumpa pers media dengan Kejari Indah Laila. SH, bahwa Program ini dilakukan serentak diseluruh wilayah Indonesia,dari pihak Kejaksaan sendiri mendapatkan Intruksi dari Jakarta dan diminta untuk mensosialisasikan Dana Desa dan TP-4 keseluruh pelosok Desa, terutama pada Pemerintahan Desa yang ada diseluruh Indonesia.

Pertanyaannya kenapa? Ini perlunya Pengawasan, karena Pemerintah Pusat  mengalokasikan Dana yang cukup besar pada Pemerintahan Desa Yang ada.
Karena banyak terjadi penyimpangan entah itu tidak sengaja atau ketidak tauan para Kepala Desa, dan TP-4 ini adalah Pengawalan agar seluruh Kepala Desa menggunakan Anggaran Sesuai ketentuan dan juga TP-4 ini adalah Program Pemerintah yang Anggarannya lebih besar kejaksaan sendiri dalam hal ini bisa melakukan Pengawalan Dana Desa.


Disinggung terkait adanya kepala Desa ada yang mau Mengundurkan diri jadi Kepala Desa, soalnya rencana sudah merencanakan mengerjakan yang ada, takutnya pada Posisi yang salah bagaimana ini ?

Kejari Indah Laila mengatakan ; Tidak ! Hal seperti itulah yang mau ditamkan pada mereka, bahwa jangan takut untuk membangun .
Silahkan itu Pemerintah memberikan Dana untuk membangun sepanjang itu harus sesuai mengenai Perencanaannya,
Pembangunan maupun Pelaporannya, sekali lagi ditegaskan jangan takut, Asalkan sesuai dengan ketentuan.

Terkait penyimpangannya itu tadi,
Kejari  Indah Laila. SH menjelaskan karena Dana Desa ini merupakan bantuan dari Pemerintah,artinya bahwa ini ada Anggaran dari APBD atau APBN, itu sudah dijelaskan kalau ada Korupsi berupa Uang Negara itu dilaporkan bisa kepada Polisi,Kejaksaanpun punya kewenangan,KPK pun boleh ini adalah Institusi-institusi yang mempunyai kewenangan untuk tempat melaporkan tindakan Pidana Korupsi.

Setiap laporan yang disampaikan di kejaksaan itu sudah pasti akan dipelajari dan akan diklarifikasi laporan tersebut dan ditelaah dulu.
Laporankan? memang tindak Pidana Korupsi biasanya diawali dengan laporan kemudian kejaksaan sendiri klarifikasi, sebelum ditindak lanjuti.

Ditambahkan Kasi Intel kejaksaan, terkait yang melaporkan tadi ? Setiap orang itu boleh, artinya sepanjang laporan itu benar . Kejaksaan sendiri sebagai penegak Hukum akan mengecek kebenaran setiap adanya laporan tadi, kadang-kadang Kasi Intel pun mengatakan;
 Laporan itu ada yang menjatuhkan seseorang dan ini akan dicros cek kebenarannya, dan bila ditemukan kejaksaan tidak tebang pilih, setiap menerima laporan Kejaksaan akan turun dan akan diklarifikasi walaupun pul Data,pulau Paket dan walaupun ada indikasi dan ini akan bekerjasama dengan Infestorat untuk menghitung kerugian Negara,. Demikian hasil Konfirmasi Media Investigasi bersama Kejari dan Kasi Intel dari kejaksaan Kabupaten Kotabaru di gedung Paris Barantai Kabupaten  Kotabaru. (Pn/)

Share This :

0 komentar