DESKRIPSI GAMBAR  

PAWARTA TERHANGAT


 
BLANTERWISDOM101

Damhudi: PPS Dan PPK Harus Memahami Pengelolaan Anggaran

Pacitan, Semakin dekat waktu pelaksanaan Pilkada Jawa Timur pada bulan juni mendatang, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pacitan mengelar sosialisasi tatap muka anggota PPK Se-Kabupaten yang berlangsung di ruang pertemuan Hotel Srikandi Jalan A Yani No 67 A Pacitan, Senin (28/5/2018).

pawartanusantara.com | Ketua KPU Pacitan Drs Damhudi dalam sambutan nya mengatakan, Kegiatan sosialisasi ini bertujuan agar setiap anggota PPK bisa menjalankan tugas dan tanggung jawabnya serta memahami dengan baik terutama dalam pengelolaan anggaran keuangan dan sebagai Panitia pemungutan suara di Pilgub Jatim 2018.

"Anggaran yang ada dari KPU Pacitan nantinya akan di salurkan ke PPS dan PPK dan kami berharap anggota PPS dan PPK mengetahui dana anggaran yang diterima PPS dan PPK yang ada di Kecamatan masing-masing,"pintanya.

Lebih lanjut Damhudi menegaskan, PPS sudah dibentuk ketua sekertaris bendahara, dan di PPK juga sudah dibentuk divisi keuangan, jadi semua harus saling bekerjasama agar pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik.

"Dua divisi (Divisi Tehnik dan Divisi logistik) yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam pengecekan surat suara apa bila ada permasalahan bisa cepat di selesaikan,"tegasnya.

Sementara Komisioner KPUD bidang Divisi Perencanaan, keuangan, Logistik Sulis Styorini menjelaskan, Kepada teman-teman PPK untuk mengajukan daftar terbaru untuk kebutuhan logistik, kalaupun tidak ada kami akan memakai pengajuan yang sudah ada. Kami akan melaksanakan bintek mungkin sebelum hari raya maupun setelah hari raya terkait pendistribusian logistik ke masing masing Wilayah.

"Untuk kegiatan yang telah dilaksanakan oleh teman-teman PPK nanti akan kami bayarkan sesuai  dengan kebutuhan anggota PPK, untuk anggota PPS honornya dihitung per setiap kegiatan bukan perbulan,"jelasnya.

Antok Widi Nugroho, SH. MH Kasi DATUN Kejaksaan Negeri Pacitan dalam penyampaian materi Pencegahan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang & jasa memaparkan, Bahwa KPU dan Kejaksaan sudah melakukan MOU, kita adalah mitra dan keluarga sehingga jangan sampai ada rasa sungkan maupun takut dari anggota PPS dan PPK. Kejaksaan turut dalam pengawasan, kami disini sama mempunyai tujuan agar proses pemilihan bisa dilaksanakan dengan baik.

"Kami mengantisipasi dibelakang hari adanya gugatan perdata dari Partai sehingga kami bisa mendampingi pendampingan hukum untuk anggota PPS dan PPK," paparnya.

Dalam kegiatan Internal kami mengawasi pengelolaan administrasi, pertanggung jawaban keuangan sehingga nanti dilapangan tidak ragu dalam melangkah dan mengambil tindakan.

"Karena korupsi berasal dari perkataan corruption yang berarti kerusakan,  perilaku yang menyimpang dari kewajiban-kewajiban normal suatu instansi pemerintah karena kepentingan pribadi (pribadi,keluarga,kawan) demi mengejar status dan gengsi atau melanggar peraturan dengan jelas melakukan atau mencari sesuatu yang bukan menjadi haknya,"tambahnya.

Karena senua sudah ada dalam Undang-undang yang mengatur tindak pidana korupsi antara lain, Undang-undang no 3 tahun 1971 kemudian Undang-undang no 31 tahun 1991 serta Undang-undang no 20 tahun 2001.

"Ada tiga unsur ciri seseorang melakukan korupsi diantaranya, Melakukan perbuatan yang melanggar hukum dengan menyalahgunakan jabatan dan kedudukan, Negara merasa dirugikan dan Memperkaya diri sendir dan menguntungkan diri sendiri,"ujarnya.

Antok menjelaskan bahwa penyebab korupsi dikarenakan ada beberapa faktor, Dorongan kebutuhan seseorang terpaksa korupsi karena gaji yang jauh dari mencukupi dibanding kebutuhan yang sangat besar akibat beban dan tanggung jawab yang sangat besar pula, Dorongan keserakahan korupsi dilakukan agar dapat hidup lebih mewah dan dapat memiliki barang-barang yang tak terbeli dengan gaji.

"Jadi semua berkaitan,untuk terhindar dari semua itu laksanakan tugas dengan penuh rasa tangung jawab, ikuti aturan yang berlaku dan jaga amanah yang telah di berikan,"tandasnya.

Baca juga : Natasha Rizky kembali beraksi di depan kamera

Acara sosialisasi yang di ikuti sekitar 65 orang tersebut di hadiri oleh, Anto Widi Nugroho, SH. MH Kasi DATUN Kejaksaan Negeri Pacitan,Drs. Damhudi Ketua KPU Pacitan, Budi Santoso Sekretaris KPU Pacitan, Suhardi,S.Pm,MM  Komisioner KPU bid.Divisi Sosialisadi dan Pendidikan Pemilih, Sulis Styorini,S.Pd, M.Si Komisioner KPUD bidang Divisi Perencanaan, keuangan, Logistik, Bambang Sutejo Kasubag Teknis Pemilu KPUD Pacitan, Agus Komisioner Panwaslu Kab. Pacitan serta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupate Pacitan.(tyo)
Share This :

0 komentar