Dinas Perhubungan Adakan Rakor Persiapan Penyelengaraan Angkutan Lebaran 2018 - Pawarta Nusantara

Breaking

PAWARTA TV

Monday, 28 May 2018

Dinas Perhubungan Adakan Rakor Persiapan Penyelengaraan Angkutan Lebaran 2018

Menghadapi Musim Mudik Lebaran, Dinas Perhubungan Pacitan Bersama Polres,Kodim,Dinas Kesehatan juga Para Camat melakukan Rapat Kordinasi Persiapan Penyelengaraan Angkutan Lebaran tahun 2018.

pawartanusantara.com | Pacitan - Dalam paparan nya Kepala Dinas Perhubungan Pacitan Wasi Prayitno menjelaskan Di Pacitan ada empat Potensi kerawanan di angkutan lebaran tahun ini, yang pertama Kawasan Rawan Laka (Blackspot) yaitu Sepanjang jalur Tentara Pelajar, Perempatan Barehan (JLS) dan Jalur Desa Sooka Punung. Yangbkedua Kawasan Rawan Longsor seperti di Jalur Pacitan-Ponorogo KM 233 dan 228 serta Jalur Arjosari-Nawangan. Yang ketiga Kawasan Pasar Tumpah bisa terjadi di tujuh pasar yang ada, dan yangbke empat adalah Kemacetan Lalu lintas kawasan Wisata.

Untuk antisipasi hal tersebut pihaknya sudah menyiapkan sarana salah satunya dengan menerapkan publik safety center selama ramadhan tahun ini.

"Hari ini sudah kita laksanakan rakor melibatkan lintas sektor terkait. Seperti Polres dan semua Polsek, Kodim dan semua Koramil, Dinas Kesehatan dan Seluruh Kepala UPT Puskesmas,Satpol-PP, Disperindag serta seluruh camat se Pacitan," jelasnya saat di temui usai rakor di Gedung Karya Darma Komplek Pendopo Kabupaten, Senin (28/5/2018).

Lebih lanjut Mantan Kadis Pariwisata ini menerangkan, Pemkab bersama satuan kerja terkait juga akan mempersiapkan tiga pos keamanan serta empat pos pantau selama musim Mudik dan balik serta libur lebaran.

"Untuk pos keamanan sebagaimana rencana akan ditempatkan di Kecamatan Punung, Gedung Gashibu dan Terminal Bus, Sedangkan pos pantau akan kita dirikan di simpang Bulu Ngadirejan, Pantai Teleng Ria, Goa Gong serta Pantai Klayar," terangnya.

Selain itu ada beberapa titik untuk kawasan rawan bencana baik itu jalan Nasional maupun jalan Provinsi dan Kabupaten akan disiagakan alat berat. Untuk jalan nasional disiagakan dua unit loader, jalan provinsi dua unit loader, dan jalan kabupaten dua unit loader.

"Khusus jalan alternatif Pacitan-Solo melalui tanjakan Mloko Desa Sedeng, diharapkan sudah bisa dilalui dua arah tanpa harus bergantian. Sebab di titik lokasi itu sempat terjadi longsor saat musibah banjir November tahun lalu,"tambahnya.

Sementara mengenai armada lebaran, Wasy menegaskan Pemprov Jatim telah mempersiapkan armada mudik gratis dari Surabaya-Pacitan sebanyak 1.320 seat dengan 22 armada bus, mulai tanggal 12 hingga 17 Juni.

"Sedangkan arus balik yakni mulai tanggal 20 Juni dipersiapkan 730 seat dengan 11 armada bus," tandasnya.

Dalam mempersiapkan jalur mudik dan wisata di tahun ini juga ada beberapa titik yang saat ini sedang dalam proses peningkatan yaitu jalur Sukodono-Kalak, Kalak-Perbatasan Jateng, Desrsono-Kalak, Dadapan-Watukarung, Pringkuku-Dersono, Tanjakan Mloko Desa Sedeng, Pelebaran Jalan Arjosari-Purwantoro dari 3,5 Meter menjadi 4,5 meter.

Baca juga : Jaga kekompakan Jurnalis, AJO Indonesia Cabang Lamtim Hadiri Pengukuhan IWO

Sedangkan perbaikan dan penertiban prasarana lalu lintas adalah Perbaikan Traffic Light Ngadangan Purworejo dan Alijah, Perbaikan Warning Light yang tersebar di wilayah Pacitan, Penertiban reklame dan pemangkasan ranting pohon yang menutup rambu lalu lintas, Melakukan Oprasi kendaraan yang tidak layak jalan serta Pemasangan rambu larangan Parkir di jalan Diponegoro dan DI Panjaitan Pacitan.(tyo)

No comments:

Post a Comment