Bakamla Adakan Sosialisasi Potensi Keamanan Laut Mewujudkan Penguatan Maritim - Pawarta Nusantara

Breaking

PAWARTA TV

Wednesday, 6 June 2018

Bakamla Adakan Sosialisasi Potensi Keamanan Laut Mewujudkan Penguatan Maritim


Indonesia merupakan wilayah yang sebagian besar merupakan wilayah laut, Maka dari itu semua komponen harus mentaati hukum kelautan,kedaulatan,dan keselamatan dilaut. 


pawartanusantara.com | Pacitan - Dengan hal tersebut Badan Keamanan Laut (Bakamla) melakukan  "Sosialisasi potensi keamanan laut guna penguatan potensi maritim dalam rangka mewujudkan keamanan laut" yang bertempat di ruang pertemuan Homestay Lestari(Pantai Watukarung)Desa Watukarung Kecamatan Pringkuku Pacitan, Rabu (6/6/2018).

Kepala Dinas Perikanan Laut Pacitan yang diwakili Bambang Marhendrawan Kabid perikanan tangkap mengatakan, Bahwa perlu di ketahui bagi masyarakat yang berada di pesisir dan yang aktifitas nya di laut agar bisa menjaga serta mentaati peraturan serta mengetahui Potensi keamanan laut.

"Dengan sosialisasi inj mari sama sama kita dengarkan penyampaian dari Bakamla dan membantu untuk mentaati aturan keamanan pesisir, serta melaksanakan petunjuk dan arahan dari Bakamla,"jelas Bambang.

Menurut Kasubdit pengembangan potensi kamla Bakamla Kombes Pol Suharwiyono,SH,MH dalam materinya mengatakan, Terciptanya keamanan laut perlu dukungan masyarakat,dengan tidak melakukan tindak pidana dilaut. perlu kordinasi,pola pikir yg bersinergi antar institusi dan masyarakat guna mengurangi tindak pidana di laut.

"Ini merupakan tugas kita bersama antara institusi pemerintah dengan masyarakat agar bersama-sama menjaga serta mentaati aturan perundang-undangan yang berlaku agar masyarakat jangan sampai melakukan tindak pidana di laut,"ujarnya

Lebuh lanjut Suharwiyono menjelaskan, Bakamla yang dulunya adalah Bakorkamla memiliki tugas bukan hanya menjaga pencurian ikan saja. Namun saat ini armada Bakamla dilengkapi dengan deteksi keselamatan di laut.

"Jadi saat ini Bakamla bisa deteksi keberadaan kapal,bendera asal,jumlah ABK dan sebagainya, kami juga bekerja sama dengan Polairud dan TNI AL dalam pelaksanaaan tugasnya,"jelasnya.

Di terangkan bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan ada tiga jalur internasional yaitu Laut Aru ,Laut Cina Selatan dan Peraiaran Kalimantan.

" Tingkat kerawanan sangat besar seperti penyelundupan narkoba, Senjata, Hewan, BBM , Tambang, Cagar Budaya, Ekspor dan Impor ilegal, Perijinan Kepabean, Tenaga Kerja ilegal serta bisa mungkin masuknya aliran atau paham yang ingin menghancurkan NKRI,"terangnya.

Misi Pemerintah adalah mewujudkan Indonesia menjadi negara maritim yang mandiri,maju, kuat dan berbasis kepentingan nasional. Kita harus ingat sejarah maritim sejak jaman kerajaan Majapahit, Namun Negara maritim diubah dengan pola pikir menjadi agraris atas kepentingan penjajah dan melupakan laut.

"Penjajah dulubmenghancurkan kerajaan maritim, Namun setelah merdeka sampai sekarang kita kembali  membangun kejayaan maritim Indonesia, Dengan demikian mari kita sama-sama menjaga serta diharapkan kepada masyarakat agar laporan cepat jika ada hal mencurigakan di perairan kita,"tandasnya.

Baca juga : Presiden, Ingin Masyarakat Demam Asian Games

Dalam kesempatan tersebut Bakamla juga menyerahkan bantuan secara simbolis berupa life jacket sebanyak 35 buah, Diharapkan penggunaan life jacket untuk keselamatan melaut nelayan tangkap yang ada di wilayah pesisir watukarung.(tyo)

No comments:

Post a Comment