Personil TMMD 102 Pasang Tiang Pancang Jembatan, gunakan Material Pasir Kelas Satu - Pawarta Nusantara

Breaking

PAWARTA TV

Monday, 4 June 2018

Personil TMMD 102 Pasang Tiang Pancang Jembatan, gunakan Material Pasir Kelas Satu


Sekali mendayung dua tiga puluh terlampaui. Pepatah ini mungkin tepat untuk menggambarkan tahapan demi tahapan pekerjaan yang telah berhasil dilalui dengan mulus oleh personil pra TMMD 102.


pawartanusantara.com | Terbukti, sampai hari Senin, (04/06) siang, pekerjaan perintisan jalan ruas kampung Dodaiyah-Desa Laiyolo Baru telah memasuki tahapan pengecoran dan pemasangan besi tiang pancang jembatan yang ditanam di atas mulut empat buah sumuran pondasi.

Ditemui wartawan di sela-sela kegiatan kunjungan peninjauan lokasi pra TMMD 102 pada hari, Senin (04/06) siang, Dansatgas TMMD 102, Letkol Armed Yuwono, S.Sos., MM mengutarakan, tiang pancang jembatan dibangun dari campuran pasir dan batu kerikil pilihan.

Dari sisi mutu dan kualitas, bahan baku pasir dan kerikil yang digunakan untuk kegiatan TMMD 102 diklasifikasikan Dansatgas TMMD 102 sebagai pasir dan batu kerikil kelas satu.

Pernyataan tersebut dilontarkan Dansatgas TMMD 102, sesaat setelah tiba dilokasi bersama pelaksana harian Dan Unit Intel Dim 1415/Kep. Selayar, Serka Darmawan didampingi ajudan Dandim, Pratu Subhan.

Letkol Armed Yuwono, S.Sos., MM menandaskan, personil TMMD 102 tak hanya sebatas mengerjakan proyek pembangunan jalan lingkar ruas Kampung Dodaiyah-Desa Laiyolo Baru. Akan tetapi, dalam waktu yang bersamaan personil TMMD juga terbukti berhasil melakukan pembersihan dan pengerukan kedalaman sungai Pusobang.

Lebih jauh, personil TMMD 102 juga berkesempatan mengolah material kayu batang kelapa yang rencananya akan dijadikan sebagai bahan baku pembangunan gazebo di kawasan Pandang-Pandang Beach.

Baca juga : Kapolres, Pengamanan Rutin Di Gereja-gereja Berikan Rasa Aman Masyarakat Saat Ibadat

Pandang-Pandang Beach merupakan salah satu lokasi pantai yang rencananya akan dicanangkan sebagai titik pengembangan kawasan ekonomi khusus pariwisata berbasis pariwisata bahari.
Lokasi jalan sepanjang kurang lebih tiga kilometer bahkan telah dibuatkan akta hibahnya oleh Pemerintah Desa Harapan. (Knt/*)

No comments:

Post a Comment