BLANTERWISDOM101

Bupati, dandim 0721 Dan Kapolres Blora Pimpin Apel Tiga Pilar, Jelang Pemilu 2019

PawartaNusantara.com | Pemerintah Kabupaten Blora, Kodim 0721/Blora dan Kepolisian Resor Blora yang tergabung dalam 3 Pilar Kabupaten Blora menggelar apel besar dalam rangka jelang pengamanan Pemilihan legislatif dan Pemilihan Presiden tahun 2019 di GOR Mustika, Blora, Rabu (29/08/2018) pagi.
Tujuan kegiatan tersebut, merupakan bentuk pernyataan dan ikrar kebersamaan gerakan secara konsisten. Dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Blora menjelang perhelatan akbar pesta demokrasi tahun 2019 yang sudah di depan mata.

Apel tiga pilar ini diikuti oleh Kapolsek, Camat, Danramil, jajaran Furkopimda, Babinsa (Bintara Pembina Desa), Bhabinkamtibnas (Bhayangkara Pembina Keamanan Ketertiban Masyarat), seluruh Kepala Desa Kabupaten Blora, perwakilan tokoh FKUB, serta seluruh perwakilan ketua partai dan Ormas.

Bupati Blora H. Djoko Nugroho, Kapolres AKBP Saptono, S.I.K, M.H dan Dandim 0721/Blora Letkol Inf. Rizadly Themba bersama memimpin apel besar tiga pilar untuk sama-sama memberikan arahan kepada seluruh peserta apel.

Arahan pertama disampaikan oleh Kapolres Blora yang pada intinya mengucapkan terimaksih kepada seluruh stekholder yang mendukung kegiatan apel tiga pilar sehingga dapat terlaksana dengan baik. AKBP Saptono mengatakan bahwa semua seluruh komponen tiga pilar yang terdiri dari Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kepala Desa harus bersatu bersinergi di wilayah masing-masing untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Karena dengan terwujudnya situasi yang aman kondusif maka pembangunan yang merata dapat terselanggara dengan lancar, sehingga mampu mensejahterakan masyarakat. Ditambah dengan dimulainya tahapan pemilu 2019 ini, diharapkan seluruh komponen masyarakat mampu menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif seperti tahapan Pilkada Jateng 2018 yang beberapa waktu lalu usai digelar.

“Mari kita bekerja sama dan bekerja bersama dengan seluruh stekholder serta komponen masyarakat dari level bawah sampai tingkat Furkopimda untuk menyambut Pemilu 2019 dengan tetap memelihara situasi kamtibmas yang kondusif diwilayah kabupaten Blora seperti Pilkada Jateng 2018 lalu,” ujar AKBP Saptono.

Kemudian Dandim 0721 menyampaikan, Apel Besar Tiga Pilar ini, merupakan agenda yang penting dan strategis dalam upaya optimalisasi peran TNI dan Polri. Serta unsur-unsur Pemda yang diwujudkan melalui Tiga Pilar yaitu Babinsa, Babinkamtibmas dan Lurah/Kepala Desa.

“Apel Tiga Pilar ini diharapkan, dapat selalu bersinergi terutama dalam melaksanakan tugas diteksi dini terhadap segala bentuk potensi ancaman dan gangguan Kamtibmas yang terjadi di wilayah masing-masing. Terlebih ancaman berita Hoax, isu provokasi SARA, paham radikalisme dan terorisme yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.” Papar Letkol Inf. Rizadly Themba.

Dalam sambutannya, Bupati Blora mengatakan ucapan terima kasih kepada Kapolres Blora dan Dandim 0721/Blora yang telah memprakarsai terlaksananya Apel 3 Pilar dalam rangka pengamanan Pemilu 2019 di Kabupaten Blora.

Bupati mengungkapkan bahwa kegiatan apel tersebut sebagai bentuk silaturahmi kekompakan bersama serta sinergitas antara TNI/Polri serta penyelenggara pemerintahan di daerah dalam menjaga negara dalam rangka Pemilu 2019.

"Tiga Pilar merupakan mata dan telinga yang paling bawah pimpinan dan merupakan sumber kenyamanan dan keamanan masyarakat," ungkap Djoko Nugroh.

Masih dalam sambutannya, menurut Bupati, Pemilu 2019 di Kabupaten Blora merupakan palagan kedamaian dan bukanlah palagan konflik, oleh karena itu Bupati menegaskan bahwa komitmen bahwa Pemilu 2019 ini disebut pesta demokrasi akbar bukan tahun politik.

Penyelenggaraan Pemilu 2019 damai, tiga pilar harus didukung oleh Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa dari tingkat bawah Camat, Koramil dan Polsek, serta Kapolres, Dandim dan Bupati tingkat Kabupaten. sehingga pelaksanaan Pemilu 2019 dapat aman lancar dan kondusif sesuai harapan bersama.

Kemudian Djoko Nugroho berpesan keapda para tokoh poltik dalam menggalang masyarakat supaya menggunakan kegiatan yang positif, sesuai dengan visi misi partai masing-masing. Tanpa harus menggunakan isu provokasi, berita hoax bahkan Sara yang dapat mengganggu situasi kamtibmas dan memecah belah persatuan bangsa.

"Ajarkan masyarakat untuk berdemokrasi yang baik, hindari isu Sara karena itu bahaya, mengajarkan kita tidak bersyukur sebagai bangsa yang beraneka ragam. Diharapkan dengan menghindarai isu-isu negative tersebut, Blora akan aman dan nyaman.” Pungkasnya.

Baca juga : Sambut Festival Inovasi Teknologi, Chusnunia Chalim Gelar Pertemuan Dengan Para Pengusaha Daerah Lam-Tim

Acara dilanjutkan dengan pembacaan ikrar dan penandatanganan nota kesepakatan Pemilu damai 2019 antara seluruh partai politik, FKUB beserta Kapolres, Dandim 0721, Bupati, Ketua KPU, Kajari, dan Bawaslu Kabupaten Blora.
Share This :

0 komentar