BLANTERWISDOM101

Dugaan Masterplan Sang Kades Masih Abu-Abu

PawartaNusantara.com | Belitung Timur-Desa Limbungan, sebelumnya dicetuskan oleh sang kades akan dibangun perumahan dan pemukiman nelayan, pabrik, dan pelabuhan jeti. Hingga kini pencanangan tersebut belum tampak jelas kapan akan dibangun perumahan sebanyak 200 unit itu yang akan dibangun secara  bertahap, untuk bangunan pertama akan dibangun sebanyak 50 unit bulan Maret-April 2018.

Sementara sang Kades Limbungan inisial 'J' pada waktu itu seperti dikutip salah satu media cetak, dikediamannya (Selasa 13/11/2017) Sore, saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, bahwa akan dibangun perumahan untuk nelayan sebanyak 200 (dua ratus) unit dari jumlah nelayan yang terdata sekitar 100 KK lebih di Desa Limbungan, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kep. Babel. Adapun rencana pengerjaan tersebut yang akan dibangun diatas lahan seluas sembilan (9) hektar secara bertahap, tahap pertama sebanyak lima puluh (50) unit akan dilaksanakan pada bulan Maret-April 2018. Sedangkan dengan luas lahan sekitar empat belas (14) hektar akan dibangun pabrik serta pelabuhan jeti.

Berdasarkan pantauan media ini dilapangan Sabtu 25 Agustus 2018, belum ada tanda-tanda akan dibangun perumahan dan pemukiman nelayan tersebut. Publik menduga masterplan sang kades tersebut masih abu-abu, warga yang namanya enggan untuk disebutkan saat dimintai keterangan tidak mengetahui akan hal itu.

"Sejauh ini saya belum mendengar akan dibangun perumahan dan pemukiman nelayan, juga pabrik, serta pelabuhan jeti, diwilayah  yang dimaksud," ujar warga yang namanya enggan untuk dipublikasikan.

Sebelumnya saat wartawan media ini konfirmasi ke dinas Perumahan dan Pemukiman di Kabupaten Beltim mengenai salah satu proyek pembangunan rumah baru pasca bencana yang dilaksanakan di Dusun Merante, Kecamatan Gantung juga sempat menanyakan bagaimana perkembangan terkait masterplan tentang perumahan dan pemukiman yang dicanangkan oleh sang Kades di Desa Limbungan, dan selaku Kabid Perkim Makmuri belum mengetahui akan hal  tersebut.

Baca juga : Tanggul 50 Meter Di Purwoasri Yang Jebol Akibat Banjir Bandang Belum Diperbaiki

"Saya belum tahu soal itu, maksudnya rencana perumahan dan pemukiman di Desa Limbungan itu," jelas Makmuri, diruang kerjanya.

Hingga berita ini diterbitkan sang Kades tersebut belum bisa di hubungi. (Marsidi)
Share This :

0 komentar