BLANTERWISDOM101

Solihin, Sebatas Menerima Kedatangan Para Demonstran

Muhamad Solihin, sebatas menerima kedatangan para demonstran.
pawartanusantara.com | Menindaklanjuti euforia 7 ormas yang menggeruduk Kantor Pemerintahan Provinsi Jawa Barat untuk menuntut pencopotan Pj Walikota Ruddy Gandakusumah, Kamis kemarin (9/8/2018), Kepala Inspektorat Provinsi Jabar, Muhamad Solihin menegaskan pihaknya tidak punya kapasitas untuk memutuskan, (11/08).

Saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Jumat (10/8/2018), Solihin menegaskan ia hanya sebatas menerima kedatangan para demonstran dari Kota Bekasi yang ingin menyampaikan aspirasi.

Solihin tegaskan ia hanya sebatas menerima kedatangan para demonstran
Sehingga ada kabarnya pencopotan Pj Walikota Bekasi tersebut hanya dinilai merupakan kabar atau berita hoax. “Saya hanya menggantikan Pj Gubernur, M. Iriawan yang saat itu tidak bisa menyambut kedatangan demonstran dari Kota Bekasi,” katanya.

Ia mengaku kaget, karena kabar yang terbaca di media muncul klaim dari Abdul Manan, selaku ketua rombongan demonstran yang mengaku bahwa Pemerintah Provinsi Jabar telah mengabulkan permintaan para Tokoh dan Perwakilan masyarakat Kota Bekasi yang meminta, Ruddy Gandakusumah selaku Pj Wali Kota Bekasi dicopot.

“Saya tidak pernah mengeluarkan statement untuk mengabulkan pencopotan Pj Wali Kota Bekasi, itu bukan tupoksi saya. Yang menunjuk Pj Wali Kota Bekasi itu Kemendagri bukan Pemprov Jabar, apa lagi saya Inspektorat, apa kewenangannya,” timpal Solihin.

Solihin menegaskan, pergantian Pj Wali Kota itu mungkin saja terjadi jika ada rekomendasi dari Gubernur ke Kemendagri. Ditanya mengenai surat laporan pengusulan pergantian Pj Wali Kota Bekasi, Solihin memastikan ia belum menerima dan Pemprov Jabar pun belum memproses.

Euforia kemenangan tim demonstran dari Kota Bekasi yang menuntut pencopotan Pj Wali Kota Bekasi yang merasa gugatannya dikabulkan telah ramai dikabarkan beberapa media di Kota Bekasi. Hal itu dikatakan Abdul Manan, di hadapan 500 massa setelah audiensi dengan Pemprov Jabar yang diwakilkan oleh inspektorat.

“Alhamdulillah. Ini merupakan kabar gembira buat kita dan masyarakat Kota Bekasi pada umumnya, bahwa apa yang kita inginkan untuk mencopot Pj Wali Kota Bekasi sebagai pejabat sementara, telah dikabulkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” katanya.

Tidak puas sampai tuntutan dicopotnya Pj Wali Kota, Abdul Manan menegaskan, pihaknya juga meminta dibatalkannya Plt Sekretaris Daerah (Sekda) yang ditunjuk oleh Pj Wali Kota Bekasi sebelumnya, karena tidak sesuai dengan aturan dan kaidah kepegawaian.

“Nanti setelah dilantik Pj Wali Kota Bekasi yang baru kita juga minta Plh Sekda dibatalkan, karena tidak sesuai dengan aturan dan menambah kegaduhan di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi,” jelasnya.

Baca juga : Momen Penutupan TMMD, Dandim Blora Galang Dana Untuk Korban Gempa NTB

Perwakilan ormas yang ikut beraudiensi ke Kantor Gubernur Provinsi Jawa Barat, bersama perwakilan tokoh masyarakat di antaranya FBR, BKMB, Gibas, SOMASI, KPMP, FPMM dan BKMKB. (Bs/*)
Share This :

0 komentar