BLANTERWISDOM101

Kejari Pacitan Nyatakan Satu Perkara Tipikor Memasuki Tahap Penyidikan

PawartaNusantara.com | Pacitan - Korps Adhyaksa Pacitan dalam dua pekan ini menangani dua perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) Penyelewengan Progam  Usaha Agribisnis Pedesaan ( PUAP) oleh Gapoktan dan Pengelolaan Keuangan Perusahaan Daerah.

Perkara dugaan penyelewengan dana bantuan PUAP tersebut sudah memeriksa 14 saksi dan ada kemungkinan akan bertambah, Setelah beberapa hari lalu pihak Kejaksaan Negri Pacitan telah mengelar ekspos, Dan akan menindak lanjuti dengan penerbitan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik).

"Dari hasil pengembangan penyidikan tersebut dan sudah memunculkan nama-nama, Namun semua itu harus melewati tahapan-tahapan pengembangan perkara, itu, Dan urut-urutan nya adalah Setelah gelar ekpose bakal menindak lanjuti dengan menerbitkan surat perintah penyidikan,"ujar Kejari Pacitan Adji Ariono saat di temui pewarta, Jum'at (28/9/2018).

Lebih lanjut mantan Kejari Sumba Barat tersebut mengatakan, Setelah tim penyidik menemukan alat bukti permulaan yang kuat atas kerugian negara dari dugaan penyelewangan dana bantuan PUAP, Maka pihaknya akan melanjutkan ketingkat penyidikan.

Sementara itu kasus Pengelolaan Keuangan Perusahaan Daerah (PD) yang direncanakan akan ekspos hari ini di tunda.

"Untuk ekspos Kasus Penggelolaan Keuangann Perusaaan Daerah di batalkan dan ditunda, Karena ada keluarga dari anggota tim yang sedang sakit, Namun dalam waktu dekat segera kita gelar ekspos,"tambah Adji.

Diketahui sebelumnya bahwa Kejaksaan Negeri Pacitan yang terus mengusut perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dalam program usaha agribisnis pedesaan (PUAP) Serta sejumlah anggota gabungan kelompok tani (gapoktan) di Desa Mangunharjo, Arjosari, Pacitan, yang diperiksa sebagai saksi hingga salah satu Kepala Dinas juga di mintai keterangan dalam perkara dana bantuan PUAP yang dalam programnya disalurkan kepada 171 gapoktan di Kabupaten Pacitan.

Baca juga : Tim Vipers Polres Tangsel Ciduk Pelaku Bobol Rumah di Villa Bintaro

 ‘’Untuk para saksi-saksi yang sudah ada saat penyelidikan nantinya bisa di pakai atau tidak itu tergantung bagaimana nanti, Namun biasanya yang di angap urgen waktu di LID itu yang di utamakan, sedang yang tidak bisa kita abaikan, itu agar semua agar lebih efektip,efesien dalam angaran, Sebab sidang tipikor dilaksanakan di surabaya,"pungkasnya.(tyo)
Share This :

0 komentar