Ketua Poktan Acacia: Terkait Kayu Akasia Itu Dokumen Sudah Lengkap - Pawarta Nusantara

Breaking

DESKRIPSI GAMBAR

PAWARTA TV

Wednesday, 26 September 2018

Ketua Poktan Acacia: Terkait Kayu Akasia Itu Dokumen Sudah Lengkap

TB Akasia 4 yang membawa kayu jenis akasia masih kandas di salah satu pelabuhan batu air, kecamatan simpang pesak, beltim. (Foto:Marsidi).
PawartaNusantara.com | Belitung Timur-Kayu jenis akasia yang dikelola oleh kelompok tani (Poktan Acacia) Belitung Timur  akan dibawa melalui takboat Akasia 4, melalui salah salah satu pelabuhan yang ada di Dusun Batu Air, Desa Batu Itam, Kecamatan Simpang Pesak, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kep. Babel belum bisa keluar.

Pantauan media ini dilapangan Rabu 26 September 2018, pukul 15.30 wib saat dikonfir ke Kapten TB. AKASIA 4 inisial HR  mengatakan, muatan kayu jenis kayu akasia yang dimuat dengan tongkang Sinar Abadi 9 akan diberangkatkan ke OKI Palembang, sementara belum bisa berangkat masih kandas.

"Kayu tersebut akan di bawa ke Palembang, namun lantaran kondisi airnya tidak memungkinkan maka terkendalanya disitu," kata HR.

Saat ditanya berapa jumlah muatan dan lain-lainnya HR mengatakan dirinya tidak tahu hanya sebatas bekerja.

"Saya kira begini aja pak, sehubungan saya hanya  bekerja disini untuk lebih jelas silahkan hubungi pihak perusahaan pak, itu yang kelihatan tumpukan kayu tidak jauh dari sini," ucap HR sambil menunjukkan tumpukan kayu milik perusahaan yang dimaksud.

HR mempersilahkan ketika awak media ini ingin mengambil foto kondisi TB. AKASIA 4.

"Silahkan pak, kalau mau mengambil foto kondisi TB AKASIA 4, seperti yang terlihat kondisinya tongkang dengan muatan posisinya masih kandas," imbuhnya.

Setelah mengambil foto kondisi TB AKASIA 4, awak media ini langsung menuju tempat dimana perusahaan yang dimaksudkan oleh HR yang juga masih di wilayah Dusun Batu Air. Setibanya di tempat yang  dimaksud HR, dimana ada pos jaga dan juga ada  security nya bersama dua orang di pos penjagaan. Namun saat awak media ini mencoba untuk menemui pihak yang bertanggung jawab  pengelola kayu jenis akasia yang diketahui juga selaku ketua kelompok tani acacia, salah satu pekerja inisial SM warga asli Membalong didampingi rekannya di pos jaga pihak perusahaan menyebutkan, ketua poktan acacia inisial NF tidak berada di tempat.

"Kami hanya bekerja disini, dan untuk mengenai perizinan yang  bertanggung jawab disini kami kurang tahu. Kalau ketua poktannya juga gak ada biasanya malam baru ke sini," ungkap SM,   Rabu (26/9/2018) pukul 15. 45. Wib, Sore.

Terpisah, sementara selaku ketua poktan acacia inisial NF saat dikonfir melalui via handphone mengatakan, untuk dokumen perizinan  ada dan lengkap.

"Dokumennya ada, dan izin kita lengkap, jika tidak ada izin kita gak berani bekerja," terang NF, melalui via handphone Rabu (26/9/2018).

Baca juga : PSI, Jangan Sampai Terjadi Lagi Isu PKI Hoaks-Hoaks Bertebaran

Mengenai hasil investigasi oleh Ketua DPC ORMAS LAKI saat ditanya awak media ini NF mengatakan akan mengklarigukasinya.

"Kami akan klarifikasi atas investigasi oleh oknum ormas tersebut, tapi nanti," pungkasnya. (Marsidi)

No comments:

Post a Comment