BLANTERWISDOM101

Polisi Ciduk Pria Ngaku Preman, Lakukan Aksi Pemalakan

PawartaNusantara.com | Belitung-Mengaku sebagai preman kampung, pria ini meminta sejumlah uang kepada korbannya. Pria yang berstatus mahasiswa ini dibekuk oleh jajaran Reskrim Polsek Sijuk, setelah melakukan pemalakan. Senin (17/9/2018).

Pelaku pemalakan tersebut adalah warga Dusun Munsang, Desa Sungai Padang yang berinisial RS (24). Pria ini tidak kepalang tanggung melakukan aksinya saat itu dengan memakan dua korban sekaligus yang kebetulan melintas di TKP.

Pada hari yang bersamaan pelaku RS melakukan aksi  pemalakan  korban pertama yang lewat dengan kendaraan  dari arah Sungai Padang menuju Sijuk sekitar 100 meter dari Dusun Munsang, dengan cara menyetop korban dan dimintai uang oleh pelaku.

Dengan nada berang ia berkata "Saya Preman disini" kemudian pelaku meminta uang kepada korban sembari mengancam dengan sebilah parang bengkok, karena takut korban memberi uang Rp. 100.000 kepada pelaku.

Tak lama kemudian pelaku kembali menyetop korban keduanya seorang pedagang cendol keliling yang kebetulan lewat sekitar 50 meter dari Dusun Munsang tersebut.

Dengan  modus yang sama pelaku berhasil menggasak uang hasil penjualan  tukang cendol keliling tersebut sebanyak Rp. 250.000. Setelah melakukan aksinya tanpa merasa berdosa  pelaku dengan santai pulang  kerumahnya.

"Pelaku akhirnya diciduk dirumah kediamannya setelah para korban melaporkan perbuatan pelaku," ujar Kapolsek Sijuk AKP Erwan Yudha Perkasa. SH. SIK, seperti dikutip tribratapolresbelitung.

"Barang bukti sebuah parang bengkok dan uang hasil memalak pelaku dari dua korbannya juga berhasil kita sita juga saat penangkapan," lanjut Kapolsek Sijuk yang baru dilantik beberapa hari ini.

Baca juga : Word Cleanup Day 2018 Bupati, Tumbuhkan Budaya Buang Sampah Pada Tempatnya

Menurut AKP Erwan kasus pemalakan ini sudah ditangani oleh jajarannya dan untuk pelaku RS sudah dilakukan penahan dan proses hukum yang berlaku. Tak luput juga kendaraan motor milik pelaku saat melakukan perbuatan kriminalnya turut disita sebagai barang bukti. (Marsidi)
Share This :

0 komentar