Hari Sumpah Pemuda ke 90 Tahun 2018, Membangun Pemuda Untuk Satukan Indonesia - Pawarta Nusantara

Breaking

DESKRIPSI GAMBAR

Sunday, 28 October 2018

Hari Sumpah Pemuda ke 90 Tahun 2018, Membangun Pemuda Untuk Satukan Indonesia

PawartaNusantara.com | Peringatan Sumpah Pemuda ke 90 tahun 2018 digelar Pemerintah Kabupaten Pacitan di halaman pendopo dengan Inspektur upacara Bupati Pacitan, Dalam peringatan sumpah pemuda tahun ini mengambil tema Bangun Pemuda Satukan Indonesia.

Tema tersebut diambil atas dasar pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggungjawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kepeloporan, dan kebangsaan.

Seperti yang di canangkan oleh Presiden Joko Widodo adalah Revolusi Mental sangatlah relevan dalam mewujudkan pemuda yang maju. Ciri pemuda yang maju adalah berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing.

"Oleh karena itu revolusi mental harus dapat kita jadikan sebagai pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju. Dengan mewujudkan pemuda yang maju, berarti kita dapat menjadi bangsa yang hebat," ucap Bupati Indartato ketika membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi saat peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90 dan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-73, Senin (29/10/2018).

Lebih lanjut Bupati mengatakan, Generasi sekarang berhutang budi kepada para tokoh pemuda tahun 1928 yang telah mendeklarasikan sumpah pemuda. Sehingga menjadi pelopor kaum muda untuk membangun kesadaran kebangsaan Indonesia,  sekaligus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan negara. Kebangsaan mereka harus kita teladani untuk membangun bangsa.

Indartato menegaskan, Tahun depan merupakan tahun politik. Karena digelarnya pemilihan umum. Untuk itu peran dan tanggung jawab pemuda dalam menyukseskan prosesnya nanti sangat dibutuhkan.

"Partisipasi aktif pemuda dalam Pemilu 2019 perlu ditingkatkan guna mewujudkan pemilu yang damai, kredibel, dan berkualitas,"teganya.


Bertepatan dengan hari jadi provinsi Jawa timur ke 73, Orang nomor satu di lingkup pemkab Pacitan tersebut menyampaikan, Diusianya yang lebih dari tujuh dekade itu, Jatim bertekad membangun ekonomi berbasis digital. Agar mampu tumbuh inklusif dan berkelanjutan dengan fokus pada segmen industri UMKM. Semangat dan tekad hari jadi dimaksud, sangat relevan dengan persoalan dan tantangan Jawa Timur kedepan yang tidak ringan.

"Bonus demografi yang sudah akan terjadi di wilayah ujung timur Pulau Jawa ini pada tahun 2019. Dimana tahun depan jumlah penduduk usia produktif mencapai 69,9 persen, sedangkan nasional baru terjadi pada 2028,"tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menyerahkan beberapa penghargaan baik tingkat Provinsi hingga Nasional.(tyo)