Pemantapan Nilai Wawasan Kebangsaan, Pemuda Bakesbangpol Pacitan Gelar - Pawarta Nusantara

Breaking

DESKRIPSI GAMBAR

Wednesday, 17 October 2018

Pemantapan Nilai Wawasan Kebangsaan, Pemuda Bakesbangpol Pacitan Gelar

PawartaNusantara.com | Pacitan - Untuk menanamkan jiwa nasionalisme dan patriotisme di kalangan generasi muda, Bakesbangpol Pacitan mengelar Pemantapan Nilai-nilai wawasan kebangsaan tingkat SLTP/SLTA. Acara yang digelar di SMK Negri 3 Pacitan tersebut di ikuti sekitar 350 orang, Hadir sebagai nara sumber Dandim 0801/Pacitan Letkol. Kav Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang dan Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari pacitan Tri Eko Prayitno.

Kabid Integrasi Bangsa Bakesbangpol Pacitan Drs Imam Sardjito sebagai penangung jawab kegiatan mengucapkan terimakasih atas kehadiran Para siswa dalam kegiatan Pemantapan Nilai-nilai Wawasan Kebangsaan pada hari ini.

"Dalam kegiatan hari ini kita menghadirkan narasumber yang sangat berkopenten dibidangnya dan tidak diragukan semangat juangnya, oleh karena itu silahkaan diikuti dengan tertib dan penuh semangat apabila nanti ada yang belum mengerti silahkan ditanyakan,"jelasnya saat membuka acara tersebut, Rabu (17/10/2018).

Sementara itu Dandim 0801 Letkol Kav Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang dalam materinya mengatakan, Sebagai generasi muda kita harus lebih semangat melanjutkan perjuangan para pendahulu kita dengan cara belajar dan berbuat dengan baik, serta menjauhi narkoba serta miras. Generasi penerus bangsa harus punya semangat, mental membaja, serta semangat juang yang tinggi, tetapi tetap mempunyai etika dan harga diri.

"Karena nanti 20 sampai 30 tahun kedepan kalianlah yg akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa ini, Oleh karena itu kalian harus mempunyai mimpi. Pada saatnya nanti kalian akan mengalami fase-fase yang memproses menuju kedewasaan. Jangan pernah menyerah karena dunia ini adalah milik para pemberani,"jelas mantan Pasi teretorial Kodam XII Tanjung pura tersebut.

 Sedangkan Tri Eko Prayitno SH, Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negri Pacitan menambahkan, Sebagai generasi muda kita harus mempunyai etika dan moral tidak menyebarkan berita-berita Hoax, Terutama di media sosial, serta menjauhi pornografi.

"Hindari Pelanggaran ITE, Karena sangatlah tidak dibenarkan dan dapat merusak mental pada generasi muda kita dan jika itu terjadi ada jeratan hukum pidananya, Dalam UU Nomo 19 tahun 2016 "Ancaman pidana penghinaan dan/atau pencemaran nama baik dpidana penjara paling paling lama 4 (tahun) dan/atau denda paling banyak Rp 750 juta," Paparnya.

Hadir dalam acara tersebut Dandim 0801/Pacitan Letkol Kav Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang, Kabid Integrasi Bangsa Drs Imam Sardjito, Kepala sekolah SMK Negri 3 Pacitan Nurul Indrawati Spd, Tri Eko Prayitno Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negri Pacitan.(tyo)