BLANTERWISDOM101

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Dirangkaikan Dengan Deklarasi Pemilu Damai

PawartaNusantara.com | Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2018, tingkat Kabupaten Blora dilakukan dengan pelaksanaan upacara di halaman Kantor Setda Kabupaten Blora. Dimana Bupati Djoko Nugroho bertindak sebagai inspektur upacara, diikuti oleh jajaran Forkopimda beserta istri, Kepala OPD, TNI, Polri, ASN, Ormas, Mahasiswa dan Pelajar.

Dalam upacara tersebut, selain dilakukan pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, juga dilakukan pembacaan Ikrar Pancasila sebagai dasar negara sekaligus ideologi bangsa. Dimana mengingatkan kembali kepada seluruh masyarakat bahwa Pancasila merupakan perekat NKRI.

“Pancasila mempunyai sejarah panjang dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berkat Pancasila, Indonesia tetap bersatu dalam keberagaman. Ayo jadikan Pancasila sebagai landasan kerja mencapai prestasi bangsa,” ucap Bupati Djoko Nugroho.

Usai upacara dilanjutkan dengan beberapa acara tambahan. Salah satunya adalah Pencanangan Bulan Pemantapan Gerakan Nasional Revolusi Mental (BP-GNRM) tingkat Kabupaten Blora oleh Bupati Djoko Nugroho.

Bulan Pemantapan Gerakan Nasional Revolusi Mental (BP-GNRM) tingkat Kabupaten Blora dilaksanakan selama satu bulan penuh mulai 1-31 Oktober 2018 dengan tema “Revolusi Mental Untuk Indonesia Satu, Mandiri dan Melayani” dengan melaksanakan aksi nyata 5 gerakan revolusi mental, yakni Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Mandiri, dan Gerakan Indonesia Bersatu.

Kemudian dilanjutkan dengan acara penyerahan 635 SK kenaikan pangkat ASN periode 1 Oktober 2018 yang diserahkan Bupati Djoko Nugroho kepada perwakilan Kepala OPD, Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Blora.

Dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila ini, Bupati juga melepas tim gerak jalan cepat yang akan mewakili Kabupaten Blora dalam ajang Lomba Gerak Jalan 28 Kilometer tingkat Jawa Tengah Tahun 2018. Lomba akan dilaksanakan di Kabupaten Pati pada 4 Oktober mendatang.

“Saya ucapkan selamat berlomba kepada para atlet gerak jalan. Ingatlah nama Blora selama berlomba nanti. Tepat di Hari Kesaktian Pancasila ini, semoga semuanya sakti-sakti dan bisa menorehkan juara satu lagi,” lanjut Bupati.

Sebagai penutup acara, digelar Deklarasi Pemilu Damai, Bersih dan Bermartabat bersama Forkopimda yang dihadiri Bawaslu, KPU, seluruh pimpinan Parpol dan elemen masyarakat, dilakukan dengan pengucapan ikrar, pelepasan burung merpati dan penandatanganan baliho.

“Sudah beberapa kali kita mengikuti pelaksanaan Deklarasi Pemilu Damai. Tujuannya agar seluruh tahapan Pemilu 2019 nanti berjalan aman, lancar dan kondusif. Berkampanyelah dengan santun dan menyenangkan. Pasanglah alat peraga kampanye dengan sekreatif mungkin. Jangan menyebar hoax dan kampanye hitam,” tegas Bupati.

Adapun Ketua Bawaslu Kabupaten Blora, Lulus Mariyonan, menyampaikan beberapa point isi Deklarasi Pemilu Damai, diantaranya :
1. Mewujudkan Pemilu 2019 yang Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil
2. Menolak Politik Uang, Politisasi SARA (Suku Agama Ras Antar Golongan) dan kampanye hitam
3. Tunduk dan patuh kepada hukum sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku
4. Saling menghormati dan menjaga persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia
5. Turut serta mengawasi pelaksanaan Pemilu 2019 demi mewujudkan Pemilu yang berkualitas dan bermartabat.

Baca juga : Jelekong, Puluhan Paket Sabu Diamankan Petugas Lapas

“Deklarasi ini merupakan salah satu wujud fungsi pencegahan yang menjadi tugas Badan Pengawas Pemilu. Dimana kami di Bawaslu ditugasi untuk mencegah, mengawasi, menindak dan menyelesaikan sengketa dalam Pemilu,” pungkasnya. (sup)
Share This :

0 komentar