BLANTERWISDOM101

Satgas Dana Desa ke Beltim

Bupati Beltim Yuslih Ihza (tengah) bersama Tim Satgas Dana Desa Douglas Pasaribu (kana) dan Marta Sanjaya (kiri) diruang kerjanya. Selasa (2/9/2018).
PawartaNusantara.com | Belitung Timur-Manggar, Satuan Tugas Dana Desa (Satgas) hari ini Selasa 2 Oktober berkunjung ke Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Kunjungan Satgas ini menindak lanjuti laporan masyarakat terkait dugaan tidak transparannya mengenai penggunaan anggaran dana desa.

Divisi PKDD Douglas Pasaribu, Pendamping Administrasi Satgas Dana Desa Rahma Rewita, Monitoring Evaluasi Dana Desa Marta Sanjaya, dan Koordinator Provinsi Bidang penanggulangan masalah Darul Fikri melakukan pertemuan di kantor Bupati Beltim.

Bupati Beltim  Yuslih Ihza didampingi Sekda Beltim Drs.  Iwan Fauruzi menyambut baik  kehadiran Tim Satgas Dana Desa diruang kerjanya, Selasa (2/10/2018)  Pukul 15.30 sd 16.00 wib.
Kepada media ini Sekda Beltim Drs. Iwan Fauruzi  mengatakan, kita menyambut baik kehadiran mereka (Satgas), dan dapat meminta mereka untuk memberikan pembinaan terhadap pemdes, yang mungkin ada kekurang pahaman terhadap tata kelola dana desa, sehingga ada penyimpangan.

“Kita sudah melakukan pemeriksaan dari APIP, dan direkomendasikan untuk diselesaikan, dengan adanya Satgas ini bearti kita serius untuk mengawal penggunaan dana desa dan akan memberikan sanksi ke pemdes yang di  sinyalir menyalahgunakan   dana desa,’’ ujar Iwan Fauruzi.

Sementara Divisi PKDD Douglas Pasaribu kepada media ini menuturkan kedatangan mereka terkait laporan masyarakat atas dugaan tidak transparannya penggunaan dana di Desa Kabupaten Belitung Timur.
“Tadi kita silaturahmi ke Bupati  Beltim dan alhamdulilah Bapak Bupati Beltim  Yuslih Ihza menyambut baik kedatangan kita di ruang kerjanya,’’ ungkap Douglas.

Baca juga : Adu Moncong Honda Scoopy Kontra Mini Bus satu Orang Luka Berat

Kedatangan kita memang jauh sebelumnya kita mendapat laporan dari masyarakat yang diagendakan pada tahun 2017, mengenai  salah satu bangunan ruang serba guna yang belum terselesaikan di salah satu Desa, di Kabupaten Beltim, dan dugaan tidak transparan dalam penggunaan di salah satu Desa di Kabupaten Beltim, juga,’’ tandasnya. (Marsidi)
Share This :

0 komentar