BLANTERWISDOM101

Sengketa Pilkades Watukarung, Calon Petahana Pertanyakan SK

PawartaNusantara.com | Pacitan - Kisruh sengketa pilkades Desa Watukarung semakin memanas, Setelah beberapa waktu lalu kubu calon nomor urut 1 (satu) mengadu ke Bupati terkait kecurangan pilkades, Kini kubu calon petahana yang mendatangi panitia kabupaten untuk mempertanyakan pe
nundaan penetapan hasil pilkades Watukarung.

Wiwit Pheni Dwi Untari sebagai calon nomor urut 2 (dua) memang sengaja datang menemui Panitia Kabupaten untuk mempertanyakan penundaan Surat Keputusan (SK) penetapan sebagai Kepala Desa Watukarung yang Ia terima.

Wiwied sapaan akrabnya itu juga meminta kejelasan terkait dugaan sengketa atas aduan dari calon urut 1 (satu) Darmadi, Yang menyatakan adanya kecurangan serta nenyebut nama-nama sebagai yang disangkakan dalam sengketa tersebut. Dalam kesempatan tersebut pihaknya berharap agar proses yang dilaksanakan panitia dalam mengkaji aduan dari calon nomor urut satu dan segera dicari solusi berdasar regulasi yang berlaku.

“Sebagai calon kepala desa terpilih saya meminta untuk segera mendapatkan SK penetapan Kapala Desa terpilih Desa Watukarung yang secara administrasi sudah sah karena di tandatanganinya hasil penghitungan suara oleh saksi dari calon nomor 1 (satu),”ujarnya saat bertemu Panitia Kabupaten di Gedung Karya Dharma, Kamis (11/10/2018).

Putanto Sukandar sebagai Sekretaris Panita menegaskan, Panitia Kabupaten tidak memiliki kepentingan apapun terkait sengketa ini, Pihaknya tetap akan menerima semua aduan dari calon yang tidak menerima, Panitia akan mencermati serta meneliti aduan tersebut, Dan panitia bekerja sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

“Panitia Kabupaten tidak punya kepentingan apapun kecuali menyelesaikan masalah sengketa hasil pemilihan suara pada pilkades serentak, Untuk memutuskan masalah tersebut sesuai mekanisme yang berlaku yakni Peraturan Bupati Nomor 20 Tahun 2017, Itu juga setelah kita cermati serta di teliti, Untuk keputusan semua di tangan Bupati,"tegas pria yang juga menjabat Kepala Bagian Pemerintahan Dan Kerjasama.

Ipud sapaan akrabnya tersebut menambahkan, Pihaknya akan meneruskan segala laporan, Setelah itu Panitia akan mencermati dan meneliti semua aduan juga bukti-bukti serta saksi. Sedangkan indikasi-indikasi yang dilaporkan dari calon urut satu tetap akan dilihat dan ditindaklanjuti. Jika memenuhi sarat panitia harus melaksanakan penghitungan ulang maka akan dilaksanakan.

“Yang pasti kami fear, berpihak pada kebenaran. Karena jabatan kami sebagai taruhanya,"kata ipud.

Menanggapi pertanyaan itu Sakundoko sebagai Ketua Panitia Pilkades Serentak 2018 memaparkan, bahwa pihaknya kini telah sampai pada tahap pembuatan panitia kecil dari seluruh komponen yang terlibat.

Pihaknya mengatakan untuk tahap awal adalah memeriksa kelengkapan adminstrasi berupa dokumen-dokumen dalam rangka memvalidasi aduan yang yang disampaikan oleh calon nomor urut satu.

“Terkait SK penundaan penetapan calon kepala desa, Kami sebagai panitia melakukan penundaan karena adanya usulan dari panitia Desa Watukarung dengan adanya aduan dari salah satu calon yang tidak menerima hasil pilkades” ucap mantan Kadis Pendidikan tersebut.

Pihaknya juga meminta kepada seluruh calon dan pendukungnya untuk mempercayakan seluruhnya kepada Panitia Kabupaten dalam memberikan kajian dan masukan yang akan disampaikan ke Bupati. Kerena semua laporan nanti pasti sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Jujur kami tidak berani jika keluar dari aturan, Karena semua sudah di atur dalam Peraturan Bupati no 20 tahun 2017” imbuhnya

Sakundoko kembali mengingatkan kepada masyarakat desa watukarung agar tetap menjaga keamanan. Mengingat situasi yang terjadi paska Pilkades belum stabil.

“Warga Desa Watukarung kan semua saudara, terus jaga dan pertahankan keamanan serta tetap jaga kondusifitas agar tetap guyup rukun”tandasnya.

Baca juga : Presiden KSPI Said Iqbal, Diperiksa Polisi

Hadir mengikuti kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, Rakyat Mahmud, Kabag Hukum Kukuh Sutiyarto, Kepala Satpol PP Widy Sumardji, Camat Pringkuku Daryono dan Kapolsek Pringkuku AKP. Wahyudi serta puluhan pendukung calon nomor urut dua.(tyo)
Share This :

0 komentar