Tangkal Pernikahan Dini Perwakilan BKKBN Jawa Timur Bersama Komisi IX DPR RI Gelar Sosialisasi GenRe - Pawarta Nusantara

Breaking

DESKRIPSI GAMBAR

Thursday, 25 October 2018

Tangkal Pernikahan Dini Perwakilan BKKBN Jawa Timur Bersama Komisi IX DPR RI Gelar Sosialisasi GenRe

PawartaNusantara.com | Pacitan - Untuk mencegah terjadinya pernikahan dini di kalangan remaja yang marak di berbagai daerah saat ini, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur bersama Komisi IX DPR RI serta Dinas BKKBN kabupaten Pacitan mengelar Sosialisasi Pembangunan Keluarga Bersama Mitra tahun 2018.

Acara yang digelar di SMA Negri 2 Pacitan tersebut di kemas apik dengan nama Gen Re (Generasi Remaja) Ceria, kegiatan yang diikuti sekitar 250 orang pelajar tersebut berjalan meriah.

Kepala Sekolah SMA Negri 2 Pacitan Adi Supratikto,S Pd,M Pd mengucapkan terimakasih dengan di selengarakan kegiatan Sosialisasi bagi para pelajar di lingkungan sekolah yang di pimpinnya tersebut.

"Saya atas nama kepala sekolah dan juga tuan rumah mengucapakan terima kasih dengan acara yang di gelar oleh Perwakilan BKKBN Jatim dan Komisi IX DPR RI, Semoga dengan di adakan acara ini para pelajar bisa mengambil hikmah dan pembelajaran dari sosialisasi ini,"ujarnya saat memberikan sambutan dan sekaligus membuka acara tersebut, Kamis (25/10/2018).

Sementara Kabid KSPK BKKBN Jawa Timur Dra Suhartuti, MM dalam paparannya mengatakan, Tujuan di selengarakan Sosialisasi Pembangunan Keluarga Bersama Mitra yang di kemas dengan acara GenRe Ceria adalah, Upaya untuk meningkatkan usia perkawinan pertama yaitu, Usia minimal 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki.

"Untuk menekan angka perkawinan dini, kita lakukan sosialisai kepada pelajar, Supaya remaja dapat menyiapkan diri sebaik mungkin dalam membentuk keluarga mereka kelak dengan penuh tangungjawab,"jelasnya.

Lebih lanjut Suhartuti menambahkan, Ada tiga resiko yang di hadapi oleh remaja agar fungsi, Komponen dan proses reproduksi secara fisik,mental serta sosial tetap terjaga. Resiko-resiko itu berkaitan dengan nikah muda, seks pranikah juga NAPZA.

"Ada tiga resiko yaitu Nikah muda,seks pranikah dan NAPZA, perlu dinketahui nikah muda adalah pernikahan yang di lakukan dibawah usia ideal menikah adalah 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki, sedangkan seks pranikah adalah perbuatan hubungan suami istri yang di lakukan pasangan belum menikah dan bergati-ganti pasangan, sedangkan NAPZA adalah Narkitika,Psikotropika dan zat adiktif lainya yang bisa menjadi resiko bagi kalangan remaja saat ini,"tambahnya.

"Maka dengan di gelarnya sosialisasi ini harapan kedepan para remaja bisa memilah dan menjaga agar tidak sampai terjadi pernikahan dini, Kejar cita-cita semasih muda dan raih prestasi untuk masa depan,"timpalnya.

Sementara itu Anggota Komisi IX DPR RI Nur Suhud mengatakan, Kegiatan sosialisasi ini merupakan tujuan utama dan sasaran dari GenRe yaitu, Untuk penundaan pernikahan, pendewasaan ramaja kejenjang perkawinan serta berharap remaja memiliki program untuk kedepannya.

"Harapannya agar anak-anak tidak menikah muda dan harus mempersiapkan secara fisik,mental,sosial dan ekonomi untuk mereka bisa sejahtera, Caranya dengan menghindari pernikahan dini, Isi masa remaja dengan prestasi untuk menyiapkan kedepannya nanti,"tukasnya.

GenRe ceria selain melaksanakan sosialisasi juga memberikan berbagai bantuan untuk para pelajar dan hadiah hiburan. Acara yang juga di hadiri Kabid K3 DPPKBP3A Dinas BKKBN Pacitan Drs Tunggul MM, Caleg DPRD Pacitan Jhon Vera, Kepala Sekolah serta Dewan Guru SMA Negri 2 Pacitan dan pelajar.(tyo)

No comments:

Post a Comment