Akibat Hujan Tiga Rumah Diterjang Longsor Di Kabupaten Pacitan - Pawarta Nusantara

Breaking

DESKRIPSI GAMBAR

Thursday, 29 November 2018

Akibat Hujan Tiga Rumah Diterjang Longsor Di Kabupaten Pacitan


Pacitan, (MI) - Hujan dengan intensitas tinggi menguyur kota 1001 Goa, Akibat guyuran tersebut ada tiga rumah di dua lokasi berbeda terkena longsoran serta mengalami kerusakan yang cukup parah.

Seperti halnya dua permukiman warga di Rt/Rw 02/04 Dusun Jatisari, Desa Belah, Kecamatan Donorojo Pacitan mengalami rusak berat akibat diterjang tanah longsor. Musibah itu dialami Sumarno dan Sakidi. Dua tempat tinggal mereka porak-poranda.

Menurut Danramil 0801/11 Dinorojo Kapten Inf Nurhadi mengatakan, Musibah tanah longsor yang menerjang dua permukiman warga tersebut sekira pukul 16.30 WIB, Berawal dari terjadinya hujan dengan intensitas cukup tinggi di wilayah Kecamatan Donorojo. Karena kultur tanah yang labil sehingga dengan mudah saat hujan mengkibatkan longsor.

"Sejak pagi hari hujan turun sangat deras. Akibatnya, tanah yang berada di atas permukiman warga melorot dan menabrak dinding rumah hingga jebol,"jelasnya, Kamis (29/11/2018)

Beruntung saja, semua penghuni rumah tidak ada yang celaka. Mereka semua selamat dari musibah tersebut. Namun kerugian yang muncul ditaksir senilai kurang lebih Rp 15 juta.

"Saat ini personil Koramil dan Polsek dengan dibantu warga melakukan evakuasi membersihkan puing-puing rumah yang hancur dan mengeluarkan material longsoran dari dalam rumah," ujar mantan Pasi Intel Kodim 0801 tersebut.

Sementara di lain lokasi juga terjadi bencan alam. Tanah longsor menimpa rumah milik Heri Purnomo, warga Rt/Rw 01/V Dusun Jati Desa Kedungbendo Kecamatan Arjosari sekira pukul 15.30 WIB.

Menurut keterangan Danramil 0801/03 Arjosari Kapten Inf Handi mengatakan, Akibat curah hujan yang tinggi di wilayah Kecamatan Arjosari serta kultur tanah yang labil, sehingga mengakibatkan longsor dan menerjang rumah Heri Purnomo sehingga mengalami kerusakan hampir 85 persen.

“Diduga tidak mampu menahan debit air dan kultur tanah yg labil tebing setinggi 7 meter yang ada di belakang rumah Bapak Heri Purnomo mengalami longsor menimpa dinding dan atap rumah,”jelasnya.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, Namun dinding rumah bagian belakang jebol dan atap rumah patah sehingga tidak dapat ditempati lagi, Untuk sementara korban bersama keluarga di evakuasi ke rumah orang tuanya yang tidak jauh dari lokasi.

“Anggota Koramil beserta Polsek,Satlinmas Desa dan masyarakat sekitar melakukan evakuasi serta pembersihan matrial longsor, Kerugian di perkirakan sekutar Rp 75 juta,”tandas Handi.

BPBD Kabupaten Pacitan Menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap selalu waspada terhadap perubahan cuaca secara singkat dan curah hujan yang cukup tinggi apa lagi untuk yang berada di lereng bukit dan tebing, Serta di waspadai peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang/ombak yang terjadi di sepanjang perairan pantai selatan pulau jawa.(tyo)