Kasus Bunuh Diri, Kembali Terjadi diLampung Timur - Pawarta Nusantara

Breaking

DESKRIPSI GAMBAR

Tuesday, 13 November 2018

Kasus Bunuh Diri, Kembali Terjadi diLampung Timur

PawartaNusantara.com | Warga Dusun 3 Desa Negri Katon, Kecamatan Marga Tiga Kabupaten Lampung Timur, Senin petang (13/11/2018), digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang masih menggantung dipintu kamarnya.

Menurut keterangan warga Desa Negeri jimanten yang bernama Agus (40 tahun) yang turut melihat ke lokasi kejadian, jenazah laki-laki tersebut bernama Edi Setiawan dan diperkirakan berumur sekitar 31 tahun. Jenazah ES diperkirakan sudah 3 hari menggantung di pintu kamarnya.

"Ada yang ngundang kenduren kerumah ES, tapi rumah Edi Setiawan sepi, saat itu yang ngundang curiga karena adanya bau busuk yang menyengat berasal dari dalam rumah Edi. Karena curiga yang ngundang mencoba membuka pintu yang memang tidak terkunci, dan yang ngundang kaget bukan main karena melihat Edi sudah tidak bernyawa. Karena takut, warga yang ngundang kenduren itu langsung berlari memberitahu keluarga dan tetangganya yang lain. Saat sudah ramai, kami melihat jenazah itu masih tergantung dipintu kamarnya dengan leher terlilit tali. Jenazah sudah bengkak, dan ada headset yang masih terpasang di lehernya pak, ada handphone juga didekat jenazah", ungkap Agus.

Lebih lanjut warga sekitar kejadian menjelaskan, diperkirakan ES nekat mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri karena depresi. "Mungkin dia ada masalah mas, istrinya kan merantau, dan itu ada headset dan handphone dibadannya. Kayaknya dia video callan dulu sebelum menggantung diri, sama siapa ya kita ga tau mas", ucap salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Jenazah ES langsung dimakamkan malam itu juga setelah dilakukan pemeriksaan di Puskesmas Kecamatan Marga Tiga.

Kasus bunuh diri ini bukanlah yang pertama kali terjadi di kabupaten Lampung Timur, sudah banyak kasus yang terjadi sepanjang tahun 2018. Salah satunya diwilayah Kecamatan Jabung yang mana pelaku bunuh diri nekad menggorok lehernya dengan alat pemotong kayu. Tentu Permasalahan ini perlu menjadi perhatian serius dari pihak Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Agar kedepannya kasus-kasus bunuh diri tidak terjadi lagi di wilayah Kabupaten Lampung Timur. [Raja niti]