Ketika Buah Hati Berkata Jujur, Tentang Para Koruptor! - Pawarta Nusantara

Breaking

DESKRIPSI GAMBAR

Thursday, 29 November 2018

Ketika Buah Hati Berkata Jujur, Tentang Para Koruptor!

PawartaNusantara.com | Inilah goresan jujur, suara dari seorang anak usia 13 tahun ketika menyelesaikan tugas puisi Bahasa Indonesia. Dengan tema bebas, tetapi anakku ini begitu kesal dengan tingkah laku para koruptor. Menurut anakku, sudah tua kok mencuri sih. Padahal mereka itu khan orang kaya dan pintar, buktinya kebanyakan dari mereka adalah pejabat. Eee..lebih nyebelinnya lagi, sudah ketangkap KPK kok bisa senyum-senyum. Kasihan mereka ma, ternyata mereka miskin moral! He…he…nyelekit yah suara anakku.

Yuk, baca bagaimana sih suara anak soal korupsi?

Hei, kalian para koruptor
Senyum kalian sebagai tanda kalian bangga
Kalian pakai rompi yang tak berharga
Namun, tangan kalian sangat kotor!.

Hei, kalian para koruptor
Kalian berjalan di tengah para wartawan
Seperti orang yang akan tertawan
Senyum kalian itu sangat kotor!.

Tedengar ketukan palu
Itulah saat kalian malu
Penjaralah tempat kalian mengawali pagi
Nama kalian tak akan terdengar lagi!.

Hei, kalian para koruptor
Uang kami kalian ambil
Kebahagian kami kalian ambil
Ingat, tak ada ampun kalian para tikus kotor!.

Rasa senang ini timbul ketika kalian mati
Amarah ini hilang dari hati
Karena sudah musnah para koruptor
Para pejabat bertangan kotor!.

Ya, mungkin puisi ini jauh dari sempurna, tetapi inilah suara satu diantara mereka. Bayangkan betapa nyatanya para koruptor telah melukai hati anak bangsa. Contoh apa yang akan diwariskan kepada penerus negeri ini ketika nilai kejujuran itu kalian coreng, dan menjadi luka di hati mereka?

Nyatanya korupsi tidak semata persoalan mengambil atau mencuri uang yang bukan haknya, tetapi prilaku koruptor ini juga telah mencederai kepercayaan dari para generasi penerus, sebuah nilai yang lebih berharga dari uang! Nilai kejujuran!. [Mpok Desy]