Lounching Aplikasi Integrasi Pacitan "Lik In" Adalah Gerbang Menuju E-Government - Pawarta Nusantara

Breaking

DESKRIPSI GAMBAR

Saturday, 10 November 2018

Lounching Aplikasi Integrasi Pacitan "Lik In" Adalah Gerbang Menuju E-Government

PawartaNusantara.com | Pacitan - Lik In merupakan aplikasi yang mengintegrasikan proses perencanaan, Pengangaran dan aset daerah dibangun dengan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Pacitan, TARTEC (Bandung) dan Universitas Negri Semarang, Aplikasi ini untuk meningkatkan efisiensi, efektifitas dan akuntabilitas dalam penyelengaraan pemerintahan dan ini merupakan tindak lanjut dari rencana aksi yang telah di setujui KPK bersama Bupati Pacitan pada april 2017 yang lalu.

Dengan konsep pelaksanaan e-government adalah meningkatkan efisiensi, efektivitas dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan dengan pengelolaan melalui sistem yang terintegrasi.

Wacana menyambut perkembangan pembangunan berbasis IT, Pemerintah Kabupaten Pacitan berkomitmen mewujudkan integrasi perencanaan, penganggaran, penatausahaan, sampai dengan aset dengan misi membangun tata kelola pemerintahan.

“Bahkan Lik In ini sudah diterapkan dalam penyusunan RAPBD 2019,”ujar Rachmad Dwiyanto Kepala Diskominfo dalam sambutannya pada Lounching Lik In Aplikasi Terintegrasi Pemerintah Kabupaten Pacitan, Jum'at (9/11/18).

Sementara itu Prof Sudijono Sastro Atmojo dari Universitas Negri Semarang (UNNES) sebagai pihak pengarah dan pengawas pengembangan Lik In menjabarkan bahwa dengan Lik In monitoring dan evaluasi perkembangan serapan anggaran di Pacitan dapat dilakukan dengan efisien oleh jajaran manajemen sesuai kewenangan.Kendala dan permasalahan dapat ditemukan sedini mungkin sehingga dapat segera diberikan solusi.

Lebih lanjut Sudijono mengatakan banyak Kabupaten Kota di Indonesia mempunyai sistem perencanaan online tetapi belum terintegrasi secara komprehensif. Sementara Lik In terintegrasi dengan berbagai web sehingga dapat diakses dengan kontinu.

Pengembangan Lik In menurutnya tidak final namun dapat terus berubah sesuai perubahan kebijakan dan undang-undang atau bahkan dapat terintegrasi dengan berbagai aplikasi baru lainya. Akhirnya semua urusan pemerintahan dapat ditopang dengan basis IT secara online. Pengembangan Lik In ini tidak lepas dari keberadaan Tim 9, yakni putra daerah Pacitan terbaik yang penuh dedikasi mengembangkan sistem tersebut.

“Jadi Lik In tidak sendiri ada dari Tim 9 yang hadir di sini,” jelasnya.

Bupati Pacitan Indartato dalam sambutannya mengatakan, Dalam waktu dekat akan diadakan sosialisasi, workshop dan bimbingan teknis bagi seluruh perangkat daerah untuk menjalankan Lik In.

Pihaknya berharap sistem ini nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat tidak hanya pemerintah. Ke depan Lik In akan terintegrasi dengan e-Monev, e-audit dan lainnya dengan pengarahan dan pengawasan dari UNNES Semarang, perencanaan dan pembangunan dari Konsultan Sistem Bandung, serta Tim 9 yang mendukung teknis dan penyedia data.

“Ini juga sebagai upaya dari rencana aksi pencegahan tindak pidana korupsi yang sudah di sepakati bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tanggal 7 April 2017 yang lalu,”ucap orang nomor satu di lingkup pemkab pacitan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Bupati melounching Aplikasi Integrasi Pacitan "Lik In" dengan menekan tombol bersama-sama oleh Bupati Pacitan Indartato,Wakil Bupati Yudi Sumbogo, Pihak Pengarah dari UNNESA Prof Sudijono Sastro Atmojo, Ketua DPRD Roni Wahyono,Wakil Ketua DPRD Gagarin.(tyo).