Tuntutan Warga VBI di Kabulkan MA Terkait Pembangunan RS IMC - Pawarta Nusantara

Breaking

DESKRIPSI GAMBAR

Saturday, 10 November 2018

Tuntutan Warga VBI di Kabulkan MA Terkait Pembangunan RS IMC

PawartaNusantara.com | Tangsel. Mahkamah Agung RI mengabulkan secara seluruhnya Kasasi Warga RT 05 RW 11 Villa Bintaro Indah (VBI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), atas gugatan terhadap Surat Keputusan Ijin Mendirikan Bangunan (SK IMB) dan Ijin Lingkungan yang dikeluarkan oleh Walikota Tangsel kepada Rumah Sakit Ichsan Medical Centre (RS IMC) Bintaro.

Hal tersebut diungkap oleh Walneg selaku Koordinator Juru Bicara warga VBI saat konfrensi pers, bertempat di Aula TPA Baiturrahman, Komplek VBI Komplek VBI, Kelurahan Jombang Kecamatan Ciputat, Tangsel, Sabtu (10/11/2018).

Disampaikannya, bahwa proses panjang peradilan sekira dua tahun sudah dilalui oleh warga dengan semangat keikhlasan, berserah diri kepada Allah SWT dan memakai prinsip pantang menyerah memperjuangkan kebenaran. "Dan Alhamdulillah akhirnya kebenaran itu hadir dengan adanya keputusan MA Nomor 448K K/TUN/LH/2018, dimana gugatan warga dengan nomor registrasi perkara 22/G/LH/2017/PTUN-SRG yang ditolak pada Pengadilan Tingkat 1 dan banding, akhirnya diterima dan dikabulkan secara seluruhnya oleh pengadilan tingkat Kasasi MA," tuturnya.

Dalam surat pemberitahuan amar putusan kasasi yang dikirimkan oleh PTUN Serang kepada warga RT 5 RW 11 VBI tertanggal 6 November 2018, dicantumkan kutipan amar putusan MA berbunyi antara lain, Mengadili, Bab pertama, mengabulkan permohonan kasasi dari para pemohon kasasi (terdapat nama 13 pemohon). Kedua, membatalkan putusan Pengadilan Tinggi TUN Jakarta dengan putusan nomor 28/LH/2018/PT.TUN.JKT tanggal 03 April 2018 yang menguatkan Putusan PTUN Serang No. 22/G/LH/2017/PTUN-SRG tanggal 15 November 2017.

Lebih lanjut, dalam amar putusan tersebut, MA mengabulkan gugatan para penggugat untuk seluruhnya, menyatakan batal SK Walikota Tangsel tentang izin Lingkungan dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Pembangunan RS IMC yang berlokasi di Jalan Jombang Raya Nomor 56 Kelurahan Jombang Kecamatan Ciputat Kota Tangsel. Serta mewajibkan tergugat dalam hal ini adalah Walikota Tangsel untuk mencabut kedua SK tersebut.

Atas keputusan tersebut, warga masyarakat pertama-tama sangat bersyukur bahwa kebenaran dan keadilan dapat diperoleh meskipun dengan perjuangan yang panjang dan penuh air mata. Selanjutnya warga mengingatkan Walikota dengan jajarannya agar mentaati keputusan ini dan segera melaksanakan perintah MA untuk mencabut dua (2) SK yang terlanjur dikeluarkan. "Lembaga peradilan tertinggi di negara ini sudah menyatakan kedua SK Walikota tersebut cacat hukum dan batal demi hukum, maka Walikota Tangsel beserta jajarannya harus tunduk kepada hukum yang berlaku," terang Walneg.

Selanjutnya, atas putusan ini warga akan mengambil langkah aksi berikutnya antara lain segera mengajukan permohonan eksekusi kepada PTUN Serang, selanjutnya  mempertimbangkan untuk menindak lanjuti proses-proses hukum lain seperti dugaan pidana rekayasa saksi palsu, dugaan pidana pemalsuan data dan informasi serta dugaan pidana lainnya yang sempat diproses namun tidak ada respon serius dari aparat penegak hukum lainnya karena dianggap tidak cukup bukti. "Kami akan menjadikan putusan MA ini sebagai bukti tambahan yang menguatkan," imbuhnya.

Warga juga menghimbau kepada Walikota Tangsel agar segera berpihak kepada aspirasi warga untuk mengeksekusi RS IMC. "Jangan malah merespon putusan MA ini dengan misalnya mengajukan Peninjauan Kembali (PK). Jika memang Walikota berpihak dan mengayomi warganya, maka tidak sepantasnya Walikota akan PK," katanya.

Selain itu, ia juga mengatakan, kami juga menghimbau Walikota untuk berhati-hati dan jangan menerbitkan IMB dan ijin Lingkungan tanpa prosedur yang semestinya sesuai aturan perundangan. "Tapi mari sama-sama kita ikuti kemana arah keberpihakan Walikota Airin Rachmi Diany, apakah akan taat dan patuh pada putusan ini atau malah membela pengusaha RS IMC dengan mengajukan PK," tandasnya.

Dalam kegiatan ini selain Walneg, juga hadir pula memberi penyampaian-penyampaian diantaranya Dahlan Pido selaku Ketua Kuasa Hukum VBI, Hermansyah Ketua RW 11, Deny Gusmalino Ketua RT 05, dan lain-lain. [Tb/red]