BLANTERWISDOM101

Bupati Pacitan Resmikan Berbagai Fasilitas Umum Untuk Tingkatkan Kesehatan Dan Ekonomi Masyarakat


PawartaNusantara.com | Fasilitas umum untuk masyarakat sangat lah penting, demikian juga dengan dengan fasilitas kesehatan sangat di butuhkan bagi seluruh warga, namun kini masyarakat bisa menikmati semua fasilitas tersebut setelah Bupati Pacitan meresmikan tiga Puskesmas dan proyek dari PUPR.

Dalam sambutannya Bupati menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan komitmen pemerintah dalam memajukan kesehatan dan ekonomi masyarakat Pacitan, melalui pembangunan yang berhasil dilaksanakan pemerintah berharap masyarakat dapat langsung menikmati dampaknya.

Tiga Puskesmas yang berada di wilayah Pakis Baru Kecamatan Nawangan, Puskesmas Jeruk Kecamatan Bandar dan Puskesmas Kalak Kecamatan Donorojo serta Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Pacitan. Dengan diresmikannya semua fasilitas ini, Harapannya masyarakat Kabupaten Pacitan yang sebelumnya harus jauh-jauh berobat keluar daerah, Kini tidak perlu lagi.

“Tidak hanya pembangunan fisik saja, peningkatan keterampilan para petugas puskesmas dan Rumah Sakit juga terus kami tambah sehingga semakin profesional,” ujar Bupati Indartato saat meresmikan proyek Gedung dan Jembatan Tahun Anggaran 2018 di Puskesmas Nawangan, Kamis (24/01/2019)

Selain pembangunan dilingkup Dinas Kesehatan, Pada tahun 2018 pemerintah melaksanakan pembangunan pelebaran Jembatan Pahing penghubung antara Desa Petungsinarang Kecamatan Bandar dan Desa Sempu Kecamatan Nawangan yang dibidangi Dinas PUPR, Serta Pasar Wage Kecamatan Nawangan, turut dibangun Jembatan penghubung gedung Rumah Sakit dr. Darsono Pacitan.

"Dengan selesainnya pembangunan jembatan Pahing dan Pasar Wage, diharap terjadi peningkatan mobilitas sehingga secara bertahap terjadi pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut,"tambahnya seperti di lansir dari laman Pemkab setempat.

Secara terpisah Kepala Dinas PUPR Pacitan Budiyanto mengatakan, Selain persmian fasilitas di tahun 2018 tersebut, Pemerintah di tahun 2019 melalui Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang (PUPR) mematok anggaran hingga 51% atau sekitar 81 milyar untuk mewujudkan Jalan Kondisi Mantap. Hal tersebut dengan tujuan agar masyarakat dan para wisatawan bisa menikmati jalan yang semakin baik.

Prioritas Utama adalah jalan penghubung destinasi wisata yang berada diwilayah kecamatan Donorojo dan Pringkuku, berupa peningkatan kapasitas dan struktur jalan sehingga seluruh tempat wisata ada interkoneksi dan menjadi paket wisata.

“Fokus kami juga pada rehabilitasi jalan dan jembatan kabupaten dan poros desa di wilayah lain,”jelasnya.

Total anggaran yang diterima dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) dengan total 137 milyar tersebut juga dipusatkan untuk rehabilitasi pasca bencana tahun 2017 yakni pembangunan, pengelolaan dan konservasi sungai dan sumber daya air.

“Berpusat pada rehabilitasi dan pemeliharaan bantalan dan tanggul sungai serta mengendalikan banjir pada daerah tangkapan air dan badan-badan sungai,”lanjutnya.

Menanggapi keresahan masyarakat mengenai kondisi tanggul dan tebing sungai yang memang bukan kewenangan pemerintah daerah, maka pihaknya senantiasa membentuk koordinasi dan mendorong instansi terkait yakni Balai Besar Bengawan Solo untuk segera melakukan upaya supaya ditahun ini kondisi tersebut segera terurai, 

“untuk Dusun Wonoasri Desa Karangrejo akan dibangun pengendali sedimen. Juga dilaksanakan secara rutin penanganan tebing kritis yang berjumlah 22  titik untuk segera selesai tahun ini,”tandasnya.(tyo)
Share This :

0 komentar