Dengan Penghijauan Harapkan Bisa Menambah Hutan Produktif Di Pacitan - Pawarta Nusantara

Breaking

PAWARTA TV

Wednesday, 30 January 2019

Dengan Penghijauan Harapkan Bisa Menambah Hutan Produktif Di Pacitan


PAWARTANUSANTARA.COM | Pacitan - Pacitan merupakan salah satu dari 38 Kabupaten di Propinsi Jawa Timur yang terletak di bagian Selatan barat daya. Kabupaten yang berjuluk Kota 1001 Goa tersebut terletak di antara 110º 55'-111º 25' Bujur Timur dan 7º 55'- 8º 17' Lintang Selatan, dengan luas wilayah 1.389,8716 Km² atau138.987,16 Ha.

Luas tersebut sebagian besar berupa perbukitan yaitu kurang lebih 85 persen, Gunung-gunung kecil lebih kurang 300 buah menyebar diseluruh wilayah Kabupaten Pacitan dan jurang terjal yang termasuk dalam deretan Pegunungan Seribu yang membujur sepanjang selatan Pulau Jawa, sedang selebihnya merupakan dataran rendah.

"Seperti diketahui, hampir 85 % kawasan hutan di Pacitan berada pada kemiringan di lereng bukit yang cukup curam. Letak geografis yang bergunung dan berbukit, memang menjadi salah satu kendala konservasi hutan,” kata Wardoyo, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Pacitan saat di temui pawarta di sela-sela acara Gerakan Penanaman Pohon Pemulihan DAS Nasional di Desa Kedung Bendo Kecamatan Arjosari, Rabu (30/1/2019).
Dikarenakan kondisi geografis yang curam, Para petani setempat cenderung lebih banyak menanam tanaman semusim ketimbang kayu-kayuan. Tentu saja, rendahnya minat petani tersebut, akan berdampak signifikan terhadap upaya reboisasi hutan selama ini.

"Dengan adanya kegiatan seperti ini, Harapannya masyarakat akan tergugah untuk menanam pohon produktif di sela-sela pohon yang ada, Selain sebagai penahan erosi juga bisa diambil hasilnya, Sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,"tambahnya.

Saat di singgung kawasan hutan di Pacitan, Wardoyo tidak menampik bila kawasan hutan lindung atau Huyan Negara di Kota Kelahiran Presiden RI ke 6 tersebut memang masih relatif minim. Sebagaimana data yang ada, kawasan Negara hanya tercatat seluas 200,6 hektar. Sedangkan kawasan hutan rakyat seluas 76.628 hektar, dan hutan konservasi seluas 35,3 hektar.


"Hutan-hutan negara itu tersebar hampir di dua belas kecamatan. Namun yang paling luas ada di Kecamatan Pacitan, Pringkuku, Nawangan, Bandar, Tulakan dan Kebonagung, Namun kami akan lebih memperluas penghijauan melalui pemulihan DAS Nasional agar Pacitan adem ayem seger tanpa AC seperti harapan Bupati,"jelasnya.

Terkait regulasi kayu yang keluar wilayah Pacitan masih dalam bentuk glondongan, Pihaknya berharap kepada Pemerintah daerah agar bisa memberikan aturan, Karena untuk di Pacitan sendiri sudah banyak industri yang bergerak di pengolahan kayu.

"Jadi harapannya kayu yang keluar itu sudah dalam bentuk jadi atau pun setengah jadi, Semoga Pemkab bisa memberikan aturan regulasi agar kayu tidak keluar secara gelondongan supaya bisa mengikat mereka agar menjual kayunya di industri yg ada di Pacitan,"harapnya.

Gerakan Penanaman pohon dalam rangka pemulihan DAS Nasional masih akan berlanjut setelah beberapa waktu lalu melaksanakan penghijauan di Desa Sooka Kecamatan Punung, Desa Ngumbul Kecamatan Tulakan , Desa Kedung Bendo Kecamatan Arjosari dan tanggal 4 Februari mendatan akan di laksanakan di Kecamatan Ngadirojo.

Kegiatan ini berkat kerjasama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Cabang Pacitan bersama Pemkab Pacitan dan di dukung oleh PT Tunas Subur, PT Linggarjati Mahardika Mulia, PT PJB UBJOM PLTU, PT Temon Raya, PT TOP, PT AGJS serta seluruh masyarakat.(tyo)

No comments:

Post a Comment