Wujudkan Kota Bersih, 11 Kali Secara Berturut Kabupaten Pacitan Terima Piala Adipura - Pawarta Nusantara

Breaking

Monday, 14 January 2019

Wujudkan Kota Bersih, 11 Kali Secara Berturut Kabupaten Pacitan Terima Piala Adipura


PawartaNusantara.com | Kabupaten Pacitan kembali meraih Piala Adipura kategori Kota Kecil dari Kementerian Lingkungan Hidup RI. Penyerahan piala tersebut berlangsung di Jakarta, Senin (14/1/2019) siang. Penghargaan diserahkan langsung Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar.Yang di hadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Torehan prestasi kembali diraih Kabupaten yang berjuluk Kota 1001 Goa tersebut dibidang pengolaan kebersihan, Dengan raihan penghargaan Adipura untuk yang ke-14 kalinya dan 11 kali secara berturut. Kota kelahiran Presiden RI ke 6 itu pernah menerima Piala Adipura berturut-turut tahun 1995-1997. Prestasi serupa dicatatkan secara berturut-turut selama satu dekade. Mulai tahun 2008 sampai 2018.

Piala Adipura akan dikirab yang diberangkatkan pukul 06.00 WIB dari ruas Dusun Glonggong, Desa Belah, Kecamatan Donorojo, Yang merupakan perbatasan antara Jawa Tengah dan Jaqa Timur itu, Melakukan konvoi menyusuri 3 kecamatan dengan melewati jalan-jalan utama dan berakhir di Pendopo Kabupaten, Kemudian Piala Adipura di serahkan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup kepada Bupati Pacitan.

Bupati Pacitan Indartato menyampaikan ada beberapa nilai plus dalam manajemen kebersihan maupun penataan kota. Dalam pengolahan sampah misalnya. Pacitan telah menerapkan TPS3R  (Tempat Pengolahan Sampah dengan prinsip 3R. Reduce, Reuse, Recycle). Ditandai dengan berdirinya bank-bank sampah pada berbagai lokasi.

“Selain itu juga peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Termasuk di perkantoran maupun sekolah-sekolah,”ujarnya kepada awak media usai menerima Paiala Adipura dari Kepala Sinas LH di Pendopo Kabupaten, Selasa (15/1/2019).

Lebih lanjut Pak In sapaan akrab Bupati menambahkan, Penghargaan ini merupakan bentuk ganjaran atas upaya Pemkab bersama masyarakat Pacitan menciptakan lingkungan bersih dan asri. Karenanya, Pak In menyampaikan terimakasih atas peranserta masyarakat mendukung kebijakan pemerintah dalam hal pengelolaan lingkungan.

“Tanpa dukungan masyarakat mustahil penghargaan ini bisa kita raih. Oleh karena itu saya menyampaikan terimakasih kepada seluruh Masyarakat Pacitan,” tambahnya.

Selama ini, lanjut Bupati yang sudah dua periode memimpin Pacitan tersebut mengatakan, Pemerintahan yang dipimpinnya memang menempatkan upaya pengelolaan lingkungan sebagai prioritas. Langkah nyata yang dilalukan antara lain pengelolaan Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) sampah dengan sistem Sanitary Land Fill.

Tidak itu saja, pihaknya juga memberi perhatian pada kebersihan kawasan kota secara keseluruhan. Yaitu meliputi kebersihan jalan, saluran, serta permukiman. Beberapa titik taman kota juga dibangun melengkapi taman lain yang sudah ada sebelumnya. Tujuannya menciptakan suasana asri.

Selain itu, Pemkab melalui dinas terkait juga serius memperhatikan kebersihan sekolah dan perkantoran. Beberapa lembaga pendidikan bahkan sudah berstatus Adiwiyata. Adapun di lembaga pemerintah, budaya bersih diharapkan menjadi budaya sekaligus contoh bagi masyarakat.

“Ke depan upaya sinergis dengan segenap elemen masyarakat saya harapkan dapat terus dibangun. Dengan begitu kita semua sudah mendukung program pemerintah Bebas Sampah tahun 2025,” tandasnya.

Program Adipura sendiri merupakan sebuah penghargaan bagi kota/kabupaten  di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan. Sebagai penyelenggara adalah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.(tyo)

No comments:

Post a Comment