Diduga Oknum Mantan Kades, Selewengkan Dana Anggaran Pembangunan PAMSIMAS - Pawarta Nusantara

Breaking

DESKRIPSI GAMBAR

PAWARTA TV

Wednesday, 20 February 2019

Diduga Oknum Mantan Kades, Selewengkan Dana Anggaran Pembangunan PAMSIMAS

Ilustrasi gambar.

PAWARTANUSATARA.COM | Akibat kelancangan mantan Kades Dono Mulyo kecamatan Bumi Agung memakai anggaran Dana Desa kurang lebih 60. Juta sampai sekarang ini pembangunan sumur bor dari program PAMSIMAS (penyedia air minum sanitasi berbasi  masyarakat), hasil air sedotan bahkan sampai penyaluran pembagian airnya tidak stabil dan airnya pun diduga tidak sesuai hasil yang diharapkan masyarakat, dugaan semua itu diakibat tidak ada pipa jaringan dan pipa penghubung menuju keatas tower yang tidak dipasang, (21/02).


Menurut penjelasan yang mengelola anggaran pembangunan sumur BOR Ketua KKM (kelompok kerja masyarakat), berikut bendaharanya, menjelaskan keinginan saya mewakili semua pengurus di kelompok kami bendahara mengerjakan itu yang pastinya berkeinginan terbaik, dari awal perencanaan sampai selesai pembanguan tower sumur bor sudah terbangunkan, hanya saja tidak maksial, itu dikarenakan pipa penghubung dan pipa jaringan yang tidak terpasang, dikarenakan dananya masih dipakai mantan kades Donomulyo ini, untuk menutupi dana desa (DD) yang dia pakai diwaktu beliau mencalonkan lagi menjadi KADES Donomulyo kecamatan Bumi Agung, kurang lebih 60 juta dari tahun 2017 sampai sekarang ini uang itu belum dipulangkan, ujar ketua KKM dan bendaharanya.


Dari dugaan fiktif pipa yang tidak dibelanjakan RUDI IBRAMSYAH KETUA DPC Lampung Timur sudah berkali-kali mempertanyakan ke ketua dan bendahara KKM, sampai sekarang belum juga diperbaiki, DENGAN ADANYA BERITA INI RUDI IBRAMSYAH mengharapkan semua pihak baik dari INSPEKTORAT, POLRI, KAJARI LAMPUNG TIMUR untuk memeriksa ketua KKM dan MANTAN KADES desa Donomulyo Kabupaten Lampung Timur atas penemuan yang didapat dari investigasi, dugaan pengurangan bahan matrial dan pertanggung jawaban seluruh anggota KKM, desa Donomulyo, atas dana yang tidak dibelanjakan. [Rj Niti/tim]

No comments:

Post a Comment