Cegah Korhutla: Kapolsek Tanjungpandan Ikut Memadamkan Kebakaran Lahan

Advertisement

Advertisement

Loading...

Cegah Korhutla: Kapolsek Tanjungpandan Ikut Memadamkan Kebakaran Lahan

Tim Pawarta
Tuesday, 13 August 2019

Cegah Korhutla: Kapolsek Tanjungpandan  Ikut Memadamkan Kebakaran Lahan dan Menghimbau Warga Akan Sanksi Terhadap Pelaku.

PAWARTANUSANTARA.COM | Belitung, Tanjungpandan, Kebakaran lahan kembali terjadi diwilayah Desa Perawas, Kecamatan Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, yang berlokasi disekitar Perumahan   Alam Lestari dibelakang kantor Dinas PU Tanjung Pandan. Rabu (14/8/2019).

Akibat kebakaran lahan ilalang pada Selasa 13 Agustus 2019, sekira pukul 14.30.wib tersebut sejumlah personil baik dari Polri Polres Belitung maupun petugas Damkar langsung menuju ke TKP.

Beberapa mobil petugas Damkar dan mobil AWC Polres Belitung serta TNI terlibat langsung melakukan pemadaman api diwilayah Perumahan Alam Lestari di belakang Kantor PU Desa Perawas.

Polres Belitung  dan Polsek Tanjung Pandan dihadiri langsung Kapolsek Tanjung Pandan.  AKP Agus Handoko, SH terlibat langsung pada pemadaman api diberepa titik. Selain di Desa Perawas pemadaman kebakaran dilakukan di Jalan Murai, Desa Air Raya, Kecamatan Tanjung Pandan.

Kapolsek Tanjung Pandan  AKP Agus  Handoko, SH, mengatakan kesigapan Polri  bersinergi  dengan Dinas Pemadaman kebakaran Pemda setempat dalam melaksanakan upaya pemadaman api dan langkah pencegahan karhutla diwilayahnya.

“Upaya pemadaman api yang dilaksanakan  adalah langkah serta kesigapan  Polri dengan bersinergi bersama dinas Pemdaman kebakaran guna mengantisipasi meluasnya kebakaran hutan’’, ujar Agus.

Dikatakannnya juga kami dari Polri dalam hal ini menegaskan  serta menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama sanling menjaga kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) untuk tidak membakar sampah ataupun hutan untuk berkebun.

“Karena ada sanksi Pidananya terhadap pelaku pembakaran hutan.  Karena, apabila dengan sengaja menimbulkan kebakaran dank arena perbuatan diatas timbul bahaya umum  bagi barang maupun nyawa orang akan dikenakan hukuman Pidana sesuai Pasal 187 KUHP. UU No. 41 Tahun 1999 tahun 2009 Pasal 108, tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup’’, tegasnya. (Marsidi)