DESKRIPSI GAMBAR
BLANTERWISDOM101

Nahas,. Tukang Kayu Kestrum, Tewas Ditangan Peggang Bor


PAWARTANUSANTARA.COM | Nahas dialami seorang tukang kayu bernama Afdhani alias Dani (48). Nyawanya melayang akibat tersengat listrik pada saat memasang tiang atap rumah rumah milik Noor Syaadah, Kamis (12/9/2019) siang sekitar pukul 15:00 WITA.

Insiden itu terjadi di Padat Karya, Kompleks Perdana Mandiri Blok E, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin.

Diduga korban tersengat aliran listrik dari bor listrik yang digunakan almarhum pada saat memasang tiang atap rumah.

Korban pertama kali diketahui oleh saksi Kosenan (37) dan Sairusmanila (43), warga sekitar dalam keadaan tak bergerak. Tangan korban terlihat masih memegang bor listrik berwarna merah.

Sekitar 30 menit kemudian korban yang memiliki tiga orang anak itu langsung dibawa pulang ke rumahnya, Jalan Padat Karya, Kompleks Herlina Perkasa Blok Mutiara RT59/RW04, Kelurahan Sei Andai Kota Banjarmasin untuk disemayamkan.

Informasi di lapangan menyebutkan, selama ini almarhum Dani dikenal sebagai tukang kayu, sehingga almarhum sering dipanggil ke mana-mana.

Dalam beberapa hari ini, Dani mengerjakan rumah milik Noor Syaadah untuk mengerjakan pemasangan tongkat atap rumah.

"Almarhum mengerjakan pemasangan tiang atap rumah seorang diri,"ungkap salah satu warga tetangga korban.

Kapolsekta Banjarmasin Utara, AKP Dodik Harianto, melalui Kabinkamtibmas Aiptu Kusnadi membenarkan adanya warga bernama Dani yang tersengat listrik pada saat memasang tiang atap rumah.

Dikatakannya, pihak istri almarhum Dani tak mau almarhum suaminya divisum. Sehingga pihak kepolisian membuat surat pernyataan tidak keberatan dan surat itu ditandatangani oleh pihak istri almarhum.

"Pada saat rumah itu dikerjakan oleh korban, pemilik rumah tidak berada di tempat, dengan posisi di Sungai Danau,"ungkap Aiptu Kusnadi.

Ketua RT59 M Nasir mengatakan, selama ini almarhum memang dikenal sebagai tukang. Pekerjaan yang dilakukannya baik, sehingga banyak pesanan dari orang yang membutuhkannya.

"Beberapa jam sebelum almarhum ditemukan meninggal dunia, pas jam istirahat almarhum sempat pulang ke rumahnya untuk makan siang.

Padahal selama ini almarhum tidak pernah pulang ke rumah pada saat istirahat kerja. Dan istrinya sesing mengantar makanan ke tempat kerja almarhum,"tutur Ketua RT 59. 
Share This :

0 komentar