BLANTERWISDOM101

Spion Rusak, Terserepet Mobil Awal Insiden Penikaman Terjadi

Motornya Diserempet Mobil Pikap, Penjual Pisang Keju Tikam Sopir, (1/10/2019).

PAWARTANUSANTARA.COM - Hanya gara-gara motornya diserempet mobil pikap hingga spion rusak, Budi Utomo, warga Jalan Tempel Sutorejo, Surabaya yang merupakan penjual pisang keju, menikam leher sopir pikap pengangkut air mineral menggunakan pisau.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Kembang Kuning, Surabaya, sekitar pukul 17.15 Wib, Sabtu (28/9). Akibatnya, Fandik Setiawan (28), sopir pikap, warga Jalan Kepunden, Madiun itu mengalami luka serius di bagian leher hingga dilarikan ke Rumah Sakit William Both Surabaya.

Mendapat perlakukan itu, Fery Widiyanto (28), warga Jalan Tambak Pring Timur yang saat itu satu mobil bersama korban langsung melapor ke Polsek Wonokromo yang langsung menuju lokasi kejadian dan mencari pelaku.

Kapolsek Wonokromo Surabaya AKP Christopher Adikara Lebang menyebut, pencarian itu membuahkan hasil hingga pelaku dan barang bukti pisau berhasil diamankan. Pelaku digelandang Tim Unit Reskrim Polsek Wonokromo yang saat itu dipimpin Kanit Reskrim Ipda Arie Pranoto.

"Kami sedang memeriksa pelaku," ungkap Christopher, Minggu (29/9).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Pranoto menyatakan, awalnya korban bernama Fandi yang merupakan sopir mobil boks mengangkut air mineral itu menyerempet motor pelaku yang sedang terparkir.

Pelaku yang saat itu sedang menata dagangannya untuk membuka stan pisang keju itu langsung menghentikan aktivitasnya. Keduanya terlibat adu mulut, tersangka tidak terima, kemudian korban juga demikian dengan nada tinggi.

"Pelaku minta korban untuk tanggungjawab, mengganti spion motornya. Tetapi korban tidak mau," ujar Arie.

Akibat adu mulut keduanya, istri pelaku ikut emosi. Pertengkaran keduanya akhirnya semakin tidak terkontrol. Korban mencaci pelaku dan istrinya, hingga pelaku tidak terima. Dia tidak bisa lagi menahan emosi dan mengambil sebilah pisau.

"Langsung ambil pisau pemotong keju dan ditusuk di bagian leher sebanyak satu kali," tambahnya.

Melihat korban terluka, warga langsung mencoba melerai. Korban mengalami luka berat dan langsung dibawa ke rumah sakit. Sedangkan kernetnya, langsung melapor ke Polisi.

"Kondisi korban masih dalam perawatan intensif," tutupnya.
Share This :

0 komentar