BLANTERWISDOM101

Tawuran: Enam Pelajar Di Periksa Polisi

Polsek Sawangan Menerima Penyerahan 6 Pelajar dari Pokdarkamtibmas, 1 Diantaranya Bawa Pedang Gergaji, Jumat (27/9/2019).

PAWARTANUSANTARA.COM  |  Anggota Pokdarkamtibmas Sawangan Lama berhasil mengamankan para pelajar diduga mau tawuran di Jalan Abdul Wahab Setu Gang 6, Sawangan Lama, Kota Depok, Kamis (26/9) malam.

Dari enam orang diamankan seorang diantaranya kedapatan membawa pedang gergaji . Mereka dibawa ke Mapolsek Sawangan.

Menurut Abdurahman, anggota Pokdarkamtibmas Sawangan Lama,  peristiwa aksi balas dendam tawuran pelajar ini diketahui sekitar pukul 22.00 WIB.  Kedua kelompok pelajar SMP siap saling serang, namun berhasil dicegah.

“Pada saat akan melakukan tawuran langsung kita bubarin dibantu anggota mitra lain dari MKD. Enam pelajar diamankan,”ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (27/9/2019) siang.

Sebagai satpam perumahan,  Abdurahman mempunyai insting naluri dalam menjaga keamanan lingkungan apalagi sehari sebelumnya di daerah tidak jauh dari lokasi juga ada tawuran.

“Aksi tawuran ini antara pelajar SMP berbeda sekolah asal Sawangan dan merupakan aksi balas dendam. Hari sebelumnya menjelang waktu magrib salah seorang teman kelompok pelajar ada yang menjadi korban dikeroyok kemungkinanya ini buntut dari aksi balasan tersebut,”katanya.

Enam pelajar yang diamankan berusia sekitar 13-16 tahun,  Abdurahman langsung menggeledah badan masing-masing pelajar dan seorang pelajar menyembunyikan gergaji di belakang pinggang.

“Keenam pelajar ini kita sudah serahkan ke Mapolsek Sawangan. Pelajar SMP yang kedapatan membawa senjata tajam diproses, sedangkan lima pelajar lagi hanya dibina,”tambahnya.

Sementara itu Kapolsek Sawangan Kompol Suprasetyo menambahkan pihaknya mendapatkan penyerahan pelajar diduga mau tawuran dari mitra Pokdarkamtibmas.

“Ada enam orang satu pelajar kita proses lanjut lantaran membawa senjata tajam gergaji. Ini sesuai undang-undang darurat, namun penanganan berbeda dengan pelaku dewasa lantaran usia pelaku masih pelajar dibawah umur. Lima pelajar membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan yang sama disaksikan guru dan orang tua di Polsek.” (*)
Share This :

0 komentar