Terkait Kuota Impor Ikan Tahun 2019, KPK: Tetapkan 2 Tersangka -->
DESKRIPSI GAMBAR
Loading...

Terkait Kuota Impor Ikan Tahun 2019, KPK: Tetapkan 2 Tersangka

Friday, 27 September 2019


PAWARTANUSANTARA.COM | Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan dua tersangka dalam kegiatan tangkap tangan terkait dengan Kuota Impor Ikan Tahun 2019. 

KPK menggelar kegiatan tangkap tangan di Jakarta dan Bogor pada 23 September 2019. Kegiatan tangkap tangan ini adalah hasil pendalaman KPK terhadap informasi dari masyarakat atas dugaan akan terjadinya transaksi tindak pidana korupsi. Kemudian berdasarkan bukti-bukti dan serangkaian kegiatan penyelidikan yang dilanjutkan dengan kegiatan tangkap tangan. 

Dalam kegiatan tangkap tangan ini, KPK mengamankan 9 orang di Jakarta dan Bogor pada Senin, 23 September 2019. Setelah melakukan penyelidikan dan melakukan gelar perkara, KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dengan 2 orang sebagai tersangka. Diduga sebagai pemberi, MMU (Direktur PT. NAS) dan RSU (Direktur Utama Perum Perindo) diduga sebagai penerima. 

RSU diduga menerima uang sebesar USD30 ribu sebagai imbalan pemberian kuota impor kepada perusahaan MMU. Berdasarkan keterangan yang didapat, selain yang diberikan oleh MMU, diduga RSU telah menerima pemberian uang dari importir lain sebesar USD 30ribu, SGD30 ribu, dan SGD50 ribu.

Pemberian uang tersebut diduga terkait kuota impor ikan dengan pola impor yang sama dengan perkara MMU. Hal ini diperkuat dengan pengakuan ASL yang mengaku sudah empat kali ditugaskan oleh RSU menjadi perantara pemberian uang. (*)