BLANTERWISDOM101

Gila, Istri Dan Menatu Ditebas Hingga Tewas

Polisi yang berada di lokasi bahkan sempat berulangkali mengeluarkan tembakan peringatan ke udara, tapi tidak digubris oleh Suwoto. Sehingga polisi terpaksa melumpuhkan Suwoto dengan menembak kedua paha Suwoto.

PAWARTANUSANTARA.COM - Seorang pria warga Desa Madumulyorejo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik membacok istri dan menantu perempuannya, Minggu (6/10/2019). Akibat tebasan sabit pelaku, sang menantu tewas, sementaranya istrinya mengalami luka serius.

Informasi, peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 12.30 Wib. Pria yang tega membacok istri dan menantu perempuannya itu bernama Suwoto. Sedangkan dua korban yaitu Kamsinga, sang istri dan Erna, menantunya.

Petaka itu bermula saat Suwoto bangun tidur dan langsung mengambil sebilah sabit. Saat melihat Erna ganti baju di kamar, Suwoto tiba-tiba membacokkan sabit itu ke leher Erna. Akibat itu, Erna menjerit kesakitan dan langsung terkapar di lantai dalam kondisi berlumur darah.

Mendengar jeritan istrinya, Syaiful Arif yang berada di depan rumah menunggu Erna ganti baju, langsung masuk ke dalam dan melihat istrinya memegangi lehernya yang sudah berlumur darah. Arif langsung menyambar istrinya dan membawanya ke puskesmas terdekat.

Tidak hanya Syaiful, jeritan Erna juga didengar Kamsinga, yang langsung keluar rumah untuk melihat keadaan Erna. Melihat istrinya menuju kamar Erna, Suwoto keluar rumah sambil membawa sabit dan melayangkan sabit itu ke punggung istrinya.

Melihat peristiwa berdarah itu, warga desa semburat keluar rumah dan mencoba menangkap Suwoto. Namun Suwoto menenteng sabit dan mencoba menyerang warga yang mengepungnya. Sejumlah warga yang membawa kayu dan bambu panjang, bahkan berulangkali mundur.

Polisi yang berada di lokasi bahkan sempat berulangkali mengeluarkan tembakan peringatan ke udara, tapi tidak digubris oleh Suwoto. Sehingga polisi terpaksa melumpuhkan Suwoto dengan menembak kedua paha Suwoto.

"Dia berusaha mengejar warga sambil membawa sabit. Terpaksa kita lumpuhkan di paha kanan dan kiri," kata Kanit Intel Polsek Dukun, Aiptu Darmanto, di Puskesmas Mentaras.

Di tengah alotnya melumpuhkan Suwoto, warga mendengar bila nyawa Erna tidak tertolong saat perjalanan menuju puskesmas. Sedangkan, Kamsinga harus dirawat intensif di RSUD Ibnu Sina.

"Istri pelaku mengalami luka berat," tutupnya.

Sementara itu, Rozak tetangga korban mengaku bila Suwoto sudah lama mengidap gangguan jiwa dan sering kambuh sejak 20 tahun terakhir. Suwoto bahkan pernah dirawat ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya.

"Kalau yang saya tahu, dia tidak bisa lepas dari obat penenang. Kalau kumat bahaya," tutur Rozak.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo menyampaikan, anggota sudah menangkap pelaku. Dalam proses penangkapan, anggota polisi terpaksa menembak Suwoto lantaran terus mengejar warga dengan membawa sabit.

"Pelaku memang mempunyai riwayat gangguan kejiwaan. Sekarang dirawat di Puskesmas Mentaras dan dijaga anggota," tandas Andaru.
Share This :

0 komentar