BLANTERWISDOM101

Baterai BTS rawan pencurian, Polisi: warga tangkap 3 pelaku

Warga yang merasa curiga pun memanggil sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda di lingkungan tersebut untuk memeriksa kendaraan dan menara BTS tersebut. 

PN.COM - Jajaran Polres Cianjur, tangkap empat orang pelaku spesialis pencurian baterai Base Transceiver Station (BTS) operator seluler. Bahkan salah seorang pelaku pun juga memiliki peran sebagai penadah hasil curian tersebut.

Penangkapan berawal ketika warga di Kampung Neglasari RT.03/01 Desa Wangunjaya Kecamatan Naringgul melihat sebuah mobil pickup terparkir di dekat menara BTS milik PT Telkomsel saat menggelar ronda pada Kamis (7/11/2019) dini hari, sekitar pukul 02.09 WIB

Warga yang merasa curiga pun memanggil sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda di lingkungan tersebut untuk memeriksa kendaraan dan menara BTS tersebut. Mengingat sebulan lalu, terjadi pencurian baterai tower BTS di wilayah Naringgul.

Kapolsek Naringgul Iptu Sumardi mengatakan, penangkapan empat orang pelaku pencurian tersebut berdasarkan laporan dari masyrakat yang mencurigai gerak gerik pelaku

“Saat itu juga kami langsung menuju ke lokasi, dan ternyata warga telah mengamankan tiga orang pelaku yang berada di mobil pickup,” katanya, Sabtu, (9/11/2019)

Menurutnya, berdasarkan keterangan para pelaku yang telah diamankan, masih ada empat orang pelaku lainnya di menara BTS tengah mencuri baterai BTS tersebut. Namun, dari empat orang pelaku, hanya satu orang yang berhasil diamankan. Sedangkan tiga pelaku lainnya kabur ke semak-semak.

“Kami sudah melakukan pencarian tiga pelaku yang kabur. Tapi tidak berhasil ditemukan, dan kami berhasil menangkap satu pelaku lainnya serta barang bukti berupa empat baterai BTS yang sudah siap diangkut para pelaku menggunakan mobil pickup,” jelasnya.

Pelaku yang berhasil diamankan, lanjutnya, yakni SK (52) Warga Kabupaten Garut, HN ( 27 ) warga Kabupaten Bogor, AN (48), Warga kabupaten Subang, AS ( 23 ) warga kabupaten Ciamis.

“Tiga orang pelaku yang melarikan diri yakni OB, RD, JM dan sedang dalam pencarian. para pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun. Kami pun masih mendalami kasus ini,, termasuk lokasi pencurian lainnya,” pungkasnya.
Share This :

0 komentar