Diduga masalah sepele, wanita ini dibuat babak belur

Advertisement

Advertisement

Loading...

Diduga masalah sepele, wanita ini dibuat babak belur

Tim Pawarta
Wednesday, 27 November 2019

Saat ini korban sudah mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas terdekat, gambar ilustrasi (28/11/2019).

PN.COM, Bondowoso - Seorang wanita di Sekarputih, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso, diduga menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Kasus KDRT ini terjadi di jalan RE Martadhinata, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso (27/11/2019).

Menurut pengakuan EM (korban) bahwa kejadian KDRT yang menimpanya sudah yang kedua kali, dianiaya oleh suaminya sendiri berinisial AP (27).

Penganiayaan yang kedua ini terjadi lantaran EM, salah membeli makanan AP. Keseharian AP berjualan buah menggunakan mobil pick up di jalan RE Martadhinata, tepatnya di barat Toko PM Helm.

Kejadiannya Minggu malam (24/11) kata EM, yang persoalan sepele atau keliru membeli nasi untuk suaminya,  AP malah menganiaya EM hingga babak belur.

Kabar yang dihimpun, penganiayaan ini pertamakali diketahui lewat postingan EM di akun Facebooknya yang bernama  @ Bun Agista Muggu, pada Senin (25/11/2019) di foto story.

Menurut cerita si pemilik akun , bahwa korban dianiaya oleh suaminya sendiri. Ia menyebutkan dalam story FBnya (perempuan mana yang kuat, hal sepele gara² beli nasi aja sdh remek kek gini… Polisi saya minta keadilan donk!! Gara2 ngepil dan nyabu istri jadi korban).

Tak hanya itu, EM juga memposting wajahnya yang sedang babak belur akibat dipukuli oleh suaminya. Bahkan dalam foto terlihat wajah korban penuh luka lebam dan menghitam.

Bagian mata dan dahi korban pun tampak bengkak seperti habis kena pukulan. Ia berharap, pelaku penganiyaan tersebut segera tertangkap.

Menurutnya, saat ini korban sudah mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas terdekat. Selain itu,  korban sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bondowoso.

Sementara Kasat Reskrim Mapolres Bondowoso, AKP Jamal SH membenarkan bahwa ada laporan KDRT di Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bondowoso. Dan laporan korban sudah diterima penyidik.

“Saat korban laporan saat itu juga kita lakukan visum ke rumah sakit. Sekarang kita masih menunggu hasil visum,” ujar Kasatreskrim via telepon seluler.

Menurutnya, kasus ini masih dalam penyelidikan termasuk pelaku masih dalam lidik.

“Korban tadi datang kesini , membuat laporan. Sementara kondisi korban dengan keadaan lemas dan mengaku masih kesakitan.