Joki balap liar di Sidoarjo yang menabrak penonton ditetapkan sebagai tersangka

Advertisement

Advertisement

Loading...

Joki balap liar di Sidoarjo yang menabrak penonton ditetapkan sebagai tersangka

Tim Pawarta
Friday, 15 November 2019

Ditetapkan sebagai tersangka, yang bersangkutan langsung ditahan. Penahanan tersangka juga untuk memudahkan pengembangan kasus balap liar yang ada di Sidoarjo, gambar ilustrasi (15/11/2019).

PN.COM - Joki balap liar di Sidoarjo yang menabrak penonton ditetapkan sebagai tersangka. Ia juga kini sudah ditahan di Mapolresta Sidoarjo. Sang joki bernama Aditya Rifki alias Ucil (22). Ia merupakan warga Desa Bulusari RT 17 RW 18, Kecamatan Gempol, Pasuruan.

Menurut Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Eko Iskandar, setelah dilakukan pemeriksaan, yang bersangkutan memenuhi unsur pidana. Ia melanggar Pasal 311 ayat 3 atau ayat 4 Undang-Undang Lalu Lintas.

"Pelaku sebagai joki balap liar ini terancam pidana maksimal 10 tahun," kata Eko kepada wartawan di Mapolresta Sidoarjo, Jumat (15/11/2019).

Eko menambahkan, setelah ditetapkan sebagai tersangka, yang bersangkutan langsung ditahan. Penahanan tersangka juga untuk memudahkan pengembangan kasus balap liar yang ada di Sidoarjo.

"Yang bersangkutan langsung kami tahan untuk memudahkan proses penanganan lanjutan kasus balap liar di wilayah Sidoarjo," lanjutnya.

Lebih lanjut Eko menjelaskan, dalam penanganan kasus ini pihaknya bekerja sama dengan Satreskrim. Yakni untuk pengembangan kasus lain terutama soal perjudian. Harapannya, semua pihak yang terlibat bisa terungkap.

"Kami mengharapkan masyarakat apabila mengetahui adanya balap liar jangan menjadi penonton. Alangkah baiknya bila ada balap liar segera laporkan ke polisi," pungkas Eko.

Diberitakan Sebelumnya, Balap liar itu digelar sekitar pukul 05.00 WIB di Jalan Raya Gilang, Taman, Sidoarjo. Balap liar tersebut juga diwarnai kecelakaan. Seorang penonton yang sedang menyaksikan balapan ditabrak salah satu joki atau pembalap.

Aksi balap liar yang menelan korban tersebut sempat viral di media sosial Facebook. Dua video berdurasi 30 dan 26 detik yang beredar di Facebook sudah ditonton ribuan kali oleh warganet.
(*/ina)