KDRT, Diduga ringan tangan terpaksa di amankan Polisi

Advertisement

Loading...

KDRT, Diduga ringan tangan terpaksa di amankan Polisi

Tim Pawarta
Tuesday, 26 November 2019

Motif tersangka melakukan pemukulan terhadap isterinya akibat emosi lantaran permintaan tersangka untuk diantarkan ke tempat kerja ditolak , (27/11/2019).

PN.COM, Kotawaringin - Seorang laki – laki berinisial AE (37) warga Kelurahan Baru Kota Pangkalanbun diamanakan unit Perlindunagn Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kotawaringin Barat (Kobar) pada Selasa (26/11/2019) pukul 09.30 WIB.

AE (37) diamankan Polres Kobar akibat melakukan pemukulan pada Selasa (26/11/2019) pukul 07.00 WIB terhadap seorang perempuan bernama Siti Khadijah (43) yang tidak lain adalah isterinya sendiri.

“Motif tersangka melakukan pemukulan terhadap isterinya akibat emosi lantaran permintaan tersangka untuk diantarkan ke tempat kerja ditolak oleh korban dengan alasan sedang mengurus perkejaan rumah,” kata Kasatreskrim AKP Tri Wibowo.

Tersangka yang emosi, lanjut dia, lantas memukul korban menggunakan kursi plastik di bagian kaki sebelah kiri kemudian terlapor mencekik leher korban setelah itu memukul kepala korban menggunakan helm dan memukul punggung korban menggunakan tangan kosong.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma dan sakit di area yang terkena pukulan. “Saat ini korban sudah kita lakukan visum dan pemeriksaan lanjutan,” imbuhnya.

Saat ini tersangka AE (37) sudah diamankan Polres Kobar guna pemeriksaan lebih lanjut. Dan akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 44 ayat (1) Undang Undang nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp15 juta rupiah.