Palembang, BKSD Sumatera Selatan memastikan warga yang tewas diterkam harimau

Advertisement

Advertisement

Loading...

Palembang, BKSD Sumatera Selatan memastikan warga yang tewas diterkam harimau

Tim Pawarta
Sunday, 17 November 2019

Untuk kejadian sendiri, sekitar pukul 09.00 WIB. Lokasi di Desa Pulau Panas, Tajung Sakti Pumi Lahat, (gambar ilustrasi 17/11/2019).

PN.COM - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan memastikan warga yang tewas di Lahat diterkam harimau. Hal ini setelah tim tiba di lokasi dan memeriksa saksi-saksi.

"Tim sudah sampai di lokasi kejadian dan hasil interogasi saksi-saksi karena diterkam harimau. Saksi lihatnya ada harimau," kata Kepala BKSDA Sumsel Genman Hasibuan saat dimintai konfirmasi, Minggu (17/11/2019).

Untuk kejadian sendiri, disebut Genman sekitar pukul 09.00 WIB. Lokasinya ada di Desa Pulau Panas, Tajung Sakti Pumi Lahat.

Saat kejadian, korban Wanto (57) tengah melakukan penebangan pohon di daerah kebun kopi miliknya bersama saudaranya Dedi (37).

"Harimau sumatera yang dominan warna putih itu dan bercorak kuning hitam pada sebagian bahunya. Jarak antara harimau dan korban kurang-lebih 4 meter," kata Genman.

Bahkan, sebelum harimau menerkam, korban pun sempat menyelamatkan diri dengan cara berputar mengalihkan pandangan. Tetapi 10 menit kemudian harimau itu langsung menerkam.

"Harimau naik ke tas korban yang berada di dekat alat pemotong kayu. Korban dan saksi menggunakan kayu menghalangi gerak harimau. Saat Kuswanto dan dedi bergerak turun Kuswanto diterkam dengan dicakar bagian atas pinggang kiri dan kanan serta digigit pada bagian leher," katanya.

Dedi yang saat itu sendirian berusaha menyelamatkan diri dan mencari warga untuk minta pertolongan. Sementara korban diketahui tewas sebelum sempat diselamatkan. (rs)