Tiga pokok penyampaian Bupati Belitung Timur di Kementrian Perdagangan -->

Menu Atas

DESKRIPSI GAMBAR
Loading...

Tiga pokok penyampaian Bupati Belitung Timur di Kementrian Perdagangan

Monday, 25 November 2019

Masalaah Komoditi Perkebunan,  masalah sarana penunjang perdagangan  yaitu pelabuhan,  dan yang ketiga terkait  selaku  owner Galangan kapal manggar, (25/11/2019).

PN.COM, Manggar, Belitung Timur - Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza mengatakan bahwa ada 3 hal yang disampaikan kepada kementerian perdagangan Republik Indonesia,  yaitu masalaah Komoditi Perkebunan,  masalah sarana penunjang perdagangan  yaitu pelabuhan,  dan yang ketiga terkait  selaku  owner Galangan kapal manggar, (25/11/2019).

Hal tersebut disampaikan Bupati Yuslih dihadapan, Dirjen Perdagangan dalam negeri Suharno, Direktur Sarana Distribusi dan Logistik Sihar H Pohan, Direktur Bina Usaha dan Pelaku Distribusi Ketut, Kepala Subdit Pengembangan Sarana Distribusi Immanuel,  diruang rapat Dirjen Kementerian Perdangan beberapa hari  yang lalu.

Pertama masalah komoditi perdagangan terutama komoditi perkebunan  karet dan lada yang selalu harganya turun naik, dan masalah rezi gudang untuk lada sebagai solusi pertahankan harga. 

Bupati yuslih berharap  dapat membuat harga  karet dan lada lebih terkendali. Pasalnya, saat ini, harga lada  dibeltim di tingkat petani dengan harga lada di tingkat penjual memiliki perbedaan harga yang  terjadi turun naik.

Yang kedua disampaikan masalah sarana dan prasarana  penunjang perdagangan  yaitu pelabuhan, dimana  pelabuhan merupakan urat nadi perkembangan ekonomi rakyat, bahwa pengembangan pelabuhan adalah kewenangan  pada  kementerian perhubungan,"untuk itu, memudahkan koordinasi  dengan menteri perhubungan  terhadap pengembangan pelabuhan di wilayah Beltim sebagai sarana penunjang perdagangan,

" lanjutnya disampaikan  realisasi  pada Pelabuhan Dendang, " ungkap Yuslih.

Yuslih juga menambahkan  terkait masalah galangan kapal  Manggar,  juga disampaikan bahwa beliau (Agus Suparmanto red)  sebagai owner dari PT. GMB Manggar Beltim untuk dapat  dibenahi,  karna agus suparmanto dapat berkordinasi dengan menteri perhubungan,," jelasnya. (sho)