Diduga gunakan handphone saat ada petir, satu orang tewas di Pinrang

Advertisement

Loading...

Diduga gunakan handphone saat ada petir, satu orang tewas di Pinrang

Tim Pawarta
Tuesday, 3 December 2019

Panton saat itu menggunakan telepon selulernya. Kemudian, petir menyambar tempat kami berteduh, (4/12/2019).

PN.COM, Pinrang- Diduga bermain ponsel di area persawahan, seorang warga Kampung Salisali, Pinrang, Ibnu Wahid, tewas tersambar petir, Selasa (3/12).

Selain itu, dua orang lainnya alami luka-luka dan tiga warga selamat.

Menurut salah satu korban selamat, Puang Nomi, petir menyambar saat mereka berteduh di rumah sawah. Sebelumnya, menurut Puang, Ibnu tampak sedang menggunakan ponsel.

"Panton saat itu menggunakan telepon selulernya. Kemudian, petir menyambar tempat kami berteduh. Saya dan kelima pekerja lainnya terjatuh dari atas rumah sawah," ujar Puan.

Sementara itu, menurut Rahmat, salah satu rekan korban, kejadian naas itu terjadi saat mereka mengerjakan irigasi.

"Saat itu kami ada enam orang lagi mengerjakan proyek irigasi. Saat hujan kami berteduh di salah satu rumah sawah dekat irigasi. Kemudian petir menyambar tempat kami berenam berteduh. Tiga dari kami selamat, sementara dua orang luka dan satu teman kami tewas," kata Rahmat.

Di pihak lain, Kasat Reskirm Polres Pinrang, AKP Dharma Perwira Negara, mengatakan, polisi akan berencana meminta izin keluarga untuk melakukan otopsi ke jasad korban.

Sementara itu, dua korban yang terluka dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.