Plt. Direktur RSUD Riyacudu Lampura menyikapi hasil tes pegawai BLUD Non PNS
Loading...

Plt. Direktur RSUD Riyacudu Lampura menyikapi hasil tes pegawai BLUD Non PNS

Admin
Saturday, 7 December 2019

Bandar Lampung, Plt Direktur RSUD Ryacudu: Seleksi tersebut murni dan memang tidak ada permainan, apalagi yang di namakan orang-orang suap menyuap.

PN.COM - Plt Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi sudah memprediksi para peserta yang tidak lulus tes pegawai dalam Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang sudah terlaksana di kampus UNILA, sehinga banyak yang merasa kecewa dan bahkan histeris. Dari hasil tes tersebut, (08/12/19).

Hal ini yang di sampaikan langsung oleh  dr. Indra selaku Direktur Utama RSUD Ryacudu Kotabumi kepada para media saat di konfirmasi dilapangan Syadion Sukung yang bertepatan dengan hari perayaan Lampung Bersepeda #24. kerjanya, Sabtu. 

Dari awal saya sudah memperediksi. Karena dari awal pemberkasan untuk memenuhi tes saja. Itupun sudah banyak yang gagal. Sehingga bagi para peserta yang mengikuti tes dan tidak lulus bahkan gagal dalam menuhi persaratan dan kelayakan, pastinya banyak merasa kecewa bertangapan ada sesuatu ataupun adanya permainan.  itulah kondisi yang harus saya hadapi saat ini.

dr. Indra selaku direktur rumah Sakit Ryacudu membenarkan bahwa tes yang telah terlaksana di kampus UNILA Bandar Lampung seleksi tersebut murni dan memang tidak ada permainan,  Apalagi yang di namakan orang-orang suap menyuap. Bahkan adanya oknum yang bermain karena dari para calon karyawan yang lulus tes tersebut bukan hanya di lihat dari seberapa lama masa kerjanya saja.
  
Seumpanya saja ada yang kerjanya sudah lama, berapa tahun misalnya. Tapi ketika melewati masa ujian di nyatakan tidak lulus, tidak mungkin kami dari Pihak RSUD RYACUDU dapat   membatu untuk meluluskan karena tergantung dari masing masing para calon yang mengikuti tes,  dan imbuhnya lagi, Jadi sekarang ini saya melihat, seakan-akan saya itu tidak memperhatikan masa kerja karyawanya,” ucapnya.

Dan kemudia Dr. Indra menjelaskan, dalam pelaksanaan tes di kampus Unila Bandar Lampung kemarin, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sudah melakukannya sesuai dengan prosedur yang ada, sehingga tidak ada unsur KKN didalamnya.

Lalu intinya kami melakukan semua ini sesuai dengan prosedur, jadi tidak ada istilahnya permainan – permainan disana,” jelasnya.

Disamping itu dr. Indra menjelaskan bahwa penentuan lulus atau tidak lulusnya para peserta itu dilihat dari hasil tes yang di selenggarakan di Bandar Lampung di kampus UNILA, dan itu bukan hanya di lihat dari masa kerja para peserta ujian.

Kemudiaan untuk buat lulus atau tidak lulus sesesorang tergantung para calon tes masing-masing dari di kampus UNILA bukan melihat pedoman dari masa kerjanya bukan berarti mentang-mentang kerjanya lama dapat terbilang lulus, tetapi penilaian dan imbuhnya lagi masa kerja itu, dapat juga dihitung setelah ada penilaian kelulusan dari panitia penyelenggara di kampus Unila Bandar Lampung.

Selain itu juga kami memilih SDM yang terbaik buat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotabumi Lampung Utara,  demi kemajuan bersama kata Dr Indra selaku Plt diriktur dan inilah langkah untuk memperjelas status kepegawaian . Sehingga dapat merasa berimbang dalam pelaksanaan beraktifitas.


Sekali lagi Plt Dr. Indra menerangkan bahwa dalam isu-isu maupun medsos tersebut tidaklah benar melaikan ujian resmi yang dilKukan dikampus Unila Bandar Lampung, dan imbuhnya lagi apabila adapun oknum mengatakan permainan dan dugaan penyuapan saya selaku Plt. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kotabumi, siap dituntuk dan dibawa keranah hukum, tuturnya. (ap)