Hutang bensin setengah liter, nyawapun melayang -->
DESKRIPSI GAMBAR
Loading...

Hutang bensin setengah liter, nyawapun melayang

Monday, 20 January 2020

Hanya di Belitung Nyawa Orang Seharga Setegah Liter Bensin Eceran.

Belitung PNCOM- Gara-gara hutang seharga setegah liter bensin eceran nyawa akhirnya hilang, dimana persitiwa pembunuhan terjadi pada Sabtu malam (18/01/2020) di Dusun Air kundur Desa membalong Kecamatan Membalong berawal dari persolan hutang bahan bakar kendaraan tersebut.
Kapolsek Membalong Iptu M.Tommy Franata.SIK.MH membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut pelaku adalah pria berinisial MR (22) juga warga setempat adapun korbannya adalah tetangganya sendiri SY (21) dimana jarak rumah pelaku dan korban berjarak sekitar kurang lebih 100 meter.

“ Malam itu juga Pelaku berhasil kita tangkap 2 jam setelah melakukan aksinya di rumahnya saat tidur, Minggu jam satu dini hari “ Terang Iptu M.Tommy “ Beruntung keluarga korban langsung melapor jadi pelaku cepat tertangkap “ Tambahnya.

Dari keteranga pelaku MR, aksi pembunuhan terhadap SY ini dilandasi dengan dendam terhadap ibu korban karena pelaku sempat berhutang setegah liter bensin untuk kendaraan sepeda motor pelaku sekitar 2 minggu sebelum kejadian.

“ Masak hanya bensin setegah liter ajak ngak terbayar “ inilah ucapan ibu korban kepada orang lain yang didengar langsung oleh pelaku yang membuat pelaku tidak senang dan sakit hati.
Malam kejadian palaku sempat minum arak sebelum mendatangi rumah korban dengan bermodalkan pisau dapur yang diambil di jok motor pelaku sekitar pukul 11 Malam mendatnagi rumah korban yang saat itu dalam kondisi sepi.
Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, pelaku menuju ke kamar korban SY yang sedang tidur,karena kamar dalam keadaan gelap pelaku mengidupkan lampu yang membuat korban terbangun sambil berkata “ Ngape kau ade disini “
Tampa basi basi pelaku langsung menikam korban sekali namun sempat ditepis korban yang menyebabkan telapak tangan kanan korban terluka, kemudian korban sempat mendorong pelaku, namun pelaku kembali menghujamkan pisau ke kana belakang pinggang korban.

Korban sempat melawan dan mendorong pelaku,sambil korban beteriak “ Mak ade orang dalam rumah “,melihat situasi tersebut pelaku langsung kabur pulang kerumah sedangkan pisau dapur masih menancap di tubuh korban.

“ Korban sempat dilarikan kerumah sakit Tajungpandan dan menjalani operasi namun tuhan berkehendak lain Korban meninggal dunia sekitar pukul 04,00 pagi “ Jelas Iptu M.Tommy.
Berkenaan dengan kasus yang menghebohkan masyarakat Kecamatan Memnalong Iptu M.Tommy menyampaikan bahwa kasus ini sedang ditangani oleh pihaknya “ Tersangka atas berbagai pertimbangan kita lakukan penahan di rutan Polres Belitung “ Tambahnya.

Iptu M.Tommy mengharapkan semua pihak khususnya keluarga korban agar tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepihak kepolisian “ Kita akan memperoses pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku sesuai dengan perbuatanya “ Tagas Kapolsek Membalong ini.***
Liputan : Polres Belitung.