Salon kecantikan Ilegal di Semarang, beli obatnya Online
Loading...

Salon kecantikan Ilegal di Semarang, beli obatnya Online

Admin
Thursday, 30 January 2020


Selain menangkap pemilik salon, polisi juga mengamankan berbagai obat tanpa izin edar, (31/1/2020).

Semarang PNCOM- Sebuah klinik kecantikan di kawasan kelurahan Pindrikan Lor, Semarang, digerebek unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polrestabes Semarang, Sabtu (25/1) lalu.

Selain menangkap pemilik salon, polisi juga mengamankan berbagai obat tanpa izin edar.

Klinik Kecantikan ini ditutup Polisi karena tidak mempunyai izin. Saat penggerebekan ditemukan serum pemutih kulit, obat diet, alat suntik hingga alat perawatan.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis mengatakan,  pemilik Klinik Kecantikan ini  menangani praktek medis dengan melakukan penyuntikan. Padahal pelaku hanya berbekal ilmu dari mengikuti kursus kecantikan.

"Dia hanya memiliki keahlian pernah ikut kursus kecantikan. Dia tidak punya izin lain seperti dokter tapi dia melakukan kegiatan seolah-olah memiliki keahlian seperti dokter, misalkan penyuntikan," ujar Kombes Auliansyah, Rabu (29/1).

Auliansyah menerangkan, tersangka juga berani melakukan tindakan pembiusan untuk tahap perawatan yang ditawarkan ke pelanggannya.

Pemilik Klinik Kecantikan berinisial AM ini mengaku membeli obat-obatan ilegal tanpa izin edar secara online.

Untuk setiap perawatan kulit, pelaku mematok harga antara Rp500 ribu  hingga Rp1 juta. Kegiatan pelaku ini sudah berlangsung kurang lebih enam bulan.

Atas perbuatannya, tersangka AM dijerat Pasal 197 junto Pasal 106 ayat 1 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Ancamannya, pidana maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp1,5 miliar.