3 kali banjir parah, DPRD DKI Bentuk pansus banjir
Loading...

3 kali banjir parah, DPRD DKI Bentuk pansus banjir

Thursday, 27 February 2020



Diketahui, pembentukan pansus ini merupakan buntut sering terjadinya banjir di awal tahun 2020, (Gambar ilustrasi).

Jakarta (PNCOM) - DPRD DKI telah menyepakati pembentukan panitia khusus (pansus) banjir. Nama-nama anggota pansus masih dalam proses di tiap fraksi DPRD DKI.

"Masih proses bersurat ke fraksi-fraksi," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani, ketika dikonfirmasi, dilansir detikcom Jumat (28/2/2020).

Zita mengatakan tidak ada tenggang waktu dalam proses penyusunan nama. Namun, dia berharap agar tiap fraksi segera mengirim anggotanya.

"Lebih cepat lebih baik," ujarnya.

Sebelumnya pembentukan pansus banjir telah disetujui berdasarkan rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD 24 Februari lalu. Dalam surat tersebut tertulis, pembentukan Pansus ini sesuai dengan ketentuan pasal 65 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota.

Oleh karena itu, setiap fraksi menunjuk anggotanya untuk gabung di pansus banjir. Adapun komposisi jumlah anggota yang ditentukan untuk tiap fraksi:

a. Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan: 6 orang

b. Fraksi Partai Gerindra: 5 orang

c Fraksi Partai Keadilan Sejahtera: 4 orang

d. Fraksi Partai Demokrat: 2 orang

e. Fraksi Partai Amanat Nasional: 2 orang

f. Fraksi Partai Solidaritas Indonesia: 2 orang

g. Fraksi Partai NasDem: 2 orang

h. Fraksi Partai Golkar: 1 orang

i. Fraksi Partai PKB-PPP: 1 orang

Diketahui, pembentukan pansus ini merupakan buntut sering terjadinya banjir di awal tahun 2020. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani menyebutkan perlu pendalaman lebih lanjut karena sudah tiga kali banjir besar di DKI Jakarta.

"Kita lihat ada urgensinya kan banjir tiga kali yang parah banget, tahun baru, pertengahan (Januari), sama ini yang parah banget. Ini sesuatu terulang. (Kejadian) pertama ada kiriman dari Katulampa (Bogor), kedua ketiga kan hujan lokal," ucap Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani saat dihubungi, Selasa (25/20/2020).