Bahayakan Masa Depan Bangsa, Dirnarkoba Polda Metro Jaya Ajak Milenilal Jauhi Narkoba
Loading...

Bahayakan Masa Depan Bangsa, Dirnarkoba Polda Metro Jaya Ajak Milenilal Jauhi Narkoba

Tuesday, 25 February 2020

Indonesia butuh memacu kompetensi bangsa yang sehat, cerdas, dan berintelektual dengan menangkal segala gelombang ancaman narkoba.

Jakarta (PNCOM)  –  Ancaman bahaya narkoba di Indonesia telah berada pada posisi membahayakan bagi kelangsungan masa depan masyarakat Indonesia. Data Badan Narkotika Nasional (BNN) selama satu tahun terakhir pengguna narkoba dikalangan pekerja mencapai 2,1 persen atau 1.514.047 orang.

Sementara, jumlah pemakai dikalangan pelajar 3.21 persen atau setara dengan 2.297.492 orang pengyuna narkoba setiap tahunnya. Karena itu, Ditres Narkoba Polda Metro Jaya membuat gerakan massif P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) "Bersama Lawan Narkoba Menuju Jakarta Zero Narkotic".

Dirres Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Herry Heryawan mengatakan, Indonesia butuh memacu kompetensi bangsa yang sehat, cerdas, dan berintelektual dengan menangkal segala gelombang ancaman narkoba sejak dini, sejak awal, dan sejak saat ini. 

Generasi milenial sebagai generasi penerus bangsa harus membangun solidaritas dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. 

"Perlu ada kerja keras dari seluruh komponen masyarakat untuk membantu kerja kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya dengan menyukseskan dan menggelorakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan perang terhadap Narkoba," kata Kombes Pol Herry Heryawan, Selasa (25/2/2020).

Keseriusan Polda Metro Jaya memerangi narkoba dapat dilihat dari banyaknya barang bukti yang disita senilai Rp 1 Triliun lebih. Diantaranya, Ganja 1.343,3 Kg, beserta 5 Hektar Ladang Ganja yang sudah dimusnahkan Polda Sumatera Utara, Shabu 288 Kg, Ecstasy 4.888 butir, dan Psikotropika sebanyak 1.485 butir Eximer serta 349 Butir Tramadol. 

"Kami serius juga ingin mengingatkan perlawanan terhadap ancaman narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama semua warga negara yang ada di seluruh wilayah Republik Indonesia," pungkas Kombes Pol Herry Heryawan.

Kombes Herry Heryawan juga mengajak masyarakat untuk mensukseskan PON 2020 di Papu. Masyarakat Papua saat ini menyampaikan pesannya untuk seluruh masyarakat Jakarta dan Indonesia agar menjauhi narkoba dan hidup menyenangkan tanpa narkoba. 

"Tidak lupa, kita semua harus menyukseskan PON 2020 di Papua sebagai prestasi bangsa dan sebagai ajang untuk semua anak muda Indonesia menunjukkan prestasinya," ucap Kombes Pol Herry Heryawan.