Polres Mojokerto Tangkap Anggota TNI Gadungan Perdaya 5 Janda di Mojokerto
Loading...

Polres Mojokerto Tangkap Anggota TNI Gadungan Perdaya 5 Janda di Mojokerto

Admin
Thursday, 13 February 2020



Kedok Kusnan akhirnya terbongkar saat kencan dengan seorang janda yang menjadi korban terakhirnya. 

Mojokerto (PNCOM) - Seorang kuli bangunan asal Malang nekat menjadi TNI AL gadungan untuk memperdaya 5 janda. Kedoknya terbongkar usai berkencan dengan janda di Mojokerto.

TNI AL gadungan itu yakni Kusnan Ghoibi alias Ali (29), warga Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Malang. Sehari-hari Kusnan bekerja sebagai kuli bangunan.

Kanit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto Ipda Andre Rinaldo Azhar mengatakan, untuk mencari mangsa, tersangka memajang foto dirinya menggunakan seragam TNI AL di Instagram. Saat berkenalan dengan korban, Kusnan mengaku berdinas di Lantamal V Surabaya.

"Tersangka memajang fotonya di Instagram untuk meyakinkan korbannya kalau dia anggota TNI AL," kata Ipda  Andre, Kamis (13/2/2020).

Kedok Kusnan akhirnya terbongkar saat kencan dengan seorang janda yang menjadi korban terakhirnya. Yaitu dosen berinisial TS (32), warga Kecamatan Bubutan, Surabaya.

Ipda Andre menjelaskan, Kusnan berkencan dengan TS di Vila Jati Pacet, Desa/Kecamatan Pacet, Mojokerto pada Minggu (2/2). Usai berhubungan badan, tersangka membawa kabur ponsel, uang Rp 400 ribu dan sepeda motor Honda BeAt milik korban. Akibatnya, TS menderita kerugian sekitar Rp 10 juta.

"Korban dijanjikan akan dinikahi tersangka sehingga mau disetubuhi. Barang korban dibawa kabur tersangka dengan alasan keluar untuk membeli makan," terang Ipda Andre.

Korban yang sadar telah ditipu melaporkan Kusnan ke Polres Mojokerto pada 5 Februari 2020. Tim Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto akhirnya menangkap tersangka di tempat kos Desa Mbringkang, Kecamatan Menganti, Gresik pada Rabu (12/2) sekitar pukul 13.30 WIB.

Selain menangkap Kusnan, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Yaitu satu stel baju loreng, sepatu lars TNI, jaket loreng, rompi bertuliskan Kopaska TNI AL, 2 ponsel milik tersangka dan korban, ATM milik korban, serta sepeda motor Honda Vario hasil curian dari korban lainnya.

"Hasil pengembangan kami, ternyata korban penipuan dan pencurian tersangka Kusnan ada 5 orang. Semuanya janda," pungkas Ipda Andre.