Program PSP Kemtan Tahun 2019, di Desa Karya Wangi Dipertanyakan -->
DESKRIPSI GAMBAR
Loading...

Program PSP Kemtan Tahun 2019, di Desa Karya Wangi Dipertanyakan

Monday, 3 February 2020


Pandeglang, PNCOM- Di duga dalam pelaksanaan Program Direktorat Jenderal  Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Anggaran Tahun 2019, Selasa (4/2/2020)

"Yang di laksanakan oleh Kelompok Sinar Pulosari di Desa Karya Wangi  Kecamatan Pulosari Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten.

"Keterangan salah satu warga retel yang enggan di sebutkan namanya hal ini sekedar, Untuk di ketahui saja ada proyek irigasi diduga bodong wilayah kecamatan Pulosari desa Karya Wangi yang dikerjakan oleh Oknum Jaro DI (mantan Jaro) dalam Pelaksanaan nya, PSP  Mengatas namakan kelompok resmi sempat rame di bicarakan di masyarakat.

"Pasal nya  di karenakan Anggota kelompok Sinar Pulosari merasa tidak merasa mendapatkan program tersebut, Sebab pengerjaannya tidak diketahui tiba-tiba beres oleh oknum tadi.

Awak media upaya konfirmasi pada Mantan Jaro tersebut, katakan Dirinya hanya ikut mengajukan sekaligus pelaksana ada pun hal keterangan lain dia belum dapat menjelaskan bahkan menjanjikan Minggu depan ketemu kembali entah apa maksud nya? sambil masuk ke dalam rumah nya.

Dari sedikit kejelasan tadi Awak media pun upaya kembali untuk konfirmasi pada  ketua kelompok ,Sudirman di rumah nya namun tidak ketemu ,Namun Awak media mendapat kan keterangan singkat dari Bendahara kelompok Sinar pulosari Rifki Munir di Kantor Desa Karyawangi ,Hal kerjaan itu betul adanya yang di kerjakan oleh Mantan Jaro Dadi, awal nya kami tidak mengetahui nya kalau tidak terpasang Prasasti dan tertera nama Sinar pulosari milik kelompok kami, Dari itu lah kami merasa kelompok kami dugaan adanya rekayasa dalam sestem baik dalam pengerjaan maupun secara Administrasi Dalam pencairan anggaran ,Saya sebagai bendahara harus ikut mencairkan ini tidak tapi kok bisa cair " (Aneh ) Hal ini yang harus di lurus kan.

"Rifki Munir menambah kan dalam pelaksanaan nya juga program ini tidak ada ketransfaranan pada publik dengan tidak adanya papan Informasi untuk kejelasan Anggaran nya berapa dan dari dinas mana itu awal tidak jelas,Sampai beres pengerjaan nya pun belum ada kejelasan baik dari pihak mantan maupun dari pihak ketua kelompok pungkas Rifki Munir.