Sempat melawan, dan akhirnya: Dua pelaku curanmor dibekuk -->
DESKRIPSI GAMBAR
Loading...

Sempat melawan, dan akhirnya: Dua pelaku curanmor dibekuk

Monday, 17 February 2020

Bripka Asep yang saat itu tidak membawa senjata api, langsung mengeluarkan borgol.

Bandung (PNCOM)- Bripka Asep Somantri Anggota Satlantas Polresta Bandung dibantu warga berhasil melumpuhkan dua Pelaku Curanmor hanya dengan menggunakan Borgol, (18/2/2020).

Kejadian bermula saat Bripka Asep Somantri, hendak melaksanakan solat dzhur disebuah mesjid dijalan kamasan Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung, saat sedang berwudlu, Bripka Asep Somantri mendengar teriakan maling dari arah sebuah rumah makan. Mendengar teriakan tersebut Bripka Asep Somantri langsung menghadang dua orang yang diduga pencuri tersebut yang kebetulan berlari kearahnya. Saat Bripka Asep hendak menghentikannya, kedua Pria tersebut melawan.

Berbekal pendidikannya dikepolisian, Bripka Asep yang saat itu tidak membawa senjata api, langsung mengeluarkan borgol, dengan borgolnya Bripka Asep sempat baku hantam dengan kedua pelaku dan Berhasil melumpuhkan kedua pelaku curanmor tersebut. "Iya mereka melawan saat saya hadang, sempat baku hantam, tapi alhamdullilah mereka berhasil saya lumpuhkan," Kata Bripka Asep. 

Tidak berapa lama berselang, sejumlah warga dan salah seorang anggota provost Polresta Bandung membantu Bripka Asep mengamankan kedua pelaku yang masih terus melawan meski sudah diborgol. 

Setelah pembekukan tersebut, Kedua pelaku langsung diserahkan kepolsek Banjaran Polresta Bandung untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, Kapolresta Bandung. Kombes Pol Hendra Kurniawan sangat mengapresiasi anggota Satlantas yang melakukan penangkapan pelaku kejahatan tersebut, "Meski tugas pokoknya bukan melakukan penangkapan, tetapi karena kesigapan dan jiwa kepolisiannya tinggi maka Bripka Asep Somantri mampu menangkap pelaku kejahatan curanmor, Saya sangat mengapresiasi itu," Ungkapnya.

Sedangkan, Akp Hasby Ristama, Kasat Lantas Polresta Bandung mengatakan. Seluruh anggotanya juga secara rutin mengikuti pelatihan bela diri dengan menggunakan borgol dan alat lainnya yang digunakan untuk mendukung tugas kepolisian. "Secara rutin anggota kita dilatih untuk bagaimana melakukan perlindungan diri dan melumpuhkan para pelaku kejahatan, salah satunya dengan menggunakan borgol, disaat terdesak anggota kita sudah siap dengan alat yang ada." Katanya.