Apes! Setelah di Boking tidak dibayar, ditinggalin handphone rusak
Loading...

Apes! Setelah di Boking tidak dibayar, ditinggalin handphone rusak

Sunday, 15 March 2020


Orangnya hitam, berkacamata. Dia awalnya berkenalan dan ngomongnya baik-baik. Jadi aku percaya.

Samarinda (PNCOM)-  Wanita muda berusia 24 tahun berinisial SI harus merelakan tubuhnya dinikmati dengan cuma-cuma alias gratis. Pasalnya, usai menerima Boking Order (BO) oleh seorang pria yang tidak dikenalnya. Ia hanya dibayar menggunakan handphone rusak merek Oppo warna krem.

Kejadian apes ini terjadi, Minggu (15/3/2020) sore sekitar pukul 17.00 Wita di Hotel Merdeka, Kota Samarinda. Merasa telah ditipu, SI langsung mengadu ke Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) di Gang 9 Jalan Lambung Mangkurat.

Saat itu, SI mengaku mendapat order BO lewat aplikasi Whatsapp (WA). Ketika itu pria tersebut mengaku dan berkenalan dengan SI sebagai Anton.

“Orangnya hitam, berkacamata. Dia awalnya berkenalan dan ngomongnya baik-baik. Jadi aku percaya,” ungkap SI kepada Disway Kaltim saat ditemui di Kantor FKPM, Minggu malam.

Bahkan sebelum sampai di hotel. Sempat terjadi nego-negoan harga untuk sekali “main” antara SI dan pria itu.

“Saya bilang ke dia Rp 300 ribu sekali main. Terus dia bilang langsung kesana (hotel,red) sekarang. Dan saya bilang oke,” kata SI.

Tiba di hotel. SI dan pria itu kemudian masuk ke kamar. Setelah 1 jam, pria itu pamit keluar kamar dengan alasan untuk mengambil uang di ATM.

Awalnya SI tak percaya. Takut pria itu kabur. Untuk meyakinkan SI. Pria itu meninggalkan handphone Oppo tersebut agar bisa pergi mengambil uang.

“Dia bilang ambil uang dulu hapenya ditinggal. Habis itu gak ada kembali. Ternyata saat diperiksa, hape itu rusak,” cetusnya.