Dua Mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah, jadi korban begal payudara dan bokong
Loading...

Dua Mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah, jadi korban begal payudara dan bokong

Friday, 6 March 2020


Nah yang motor kedua itu, langsung memepet saya sambil melakukan pelecehan itu, (Doc ilustrasi)

Tangerang Selatan (PNCOM) - Dalam waktu yang berdekatan, 2 gadis remaja menjadi korban pelecehan seksual oleh pelaku 'begal' payudara dan bokong. Kejadian itu, hanya berselang beberapa jam di lokasi yang sama.

Kedua korban adalah gadis berinisial FA (22) dan RU (24). FA merupakan mahasiswi akhir Fakultas Tarbiyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sedangkan RU tercatat sebagai pekerja kantor swasta di Jakarta.

Ditempat terpisah, kedua korban bercerita kepada Okezone soal kejadian itu. Mereka mengalami pelecehan pada Rabu 4 Maret 2020 malam, di jalan kecil yang merupakan akses penghubung antara Jalan Nipan dan Jalan Limun RT02 RW08, Pisangan, Ciputat Timur.

Korban FA mulai mengawali ceritanya dengan menghela nafas, dia seolah berat mengenang kembali kejadian tragis itu. Dikatakan FA, peristiwa tersebut berlangsung sekira pukul 20.30 WIB. Di mana, dia tengah berjalan pulang dari suatu kegiatan di Rumah Sakit Hermina Ciputat. "Waktu itu saya baru selesai kegiatan, terus karena sudah beberapa kali lewat jalan itu ya saya lewat situ lagi, karena kan jalan pintas jadi lebih dekat ke kosan saya.

Memang jalannya rada gelap, cuma kan biasanya ramai yang nongkrong di ujung jalan jadi saya merasa biasa aja awalnya," tutur FA, Jumat (6/3/2020). Dilanjutkan FA, langkah kakinya mulai menapaki jalan kecil sepanjang sekira 50 meter itu dari arah Jalan Nipan menuju Jalan Limun. Baru beberapa meter berjalan, terlihat satu pengendara motor yang melintas dari arah berlawanan.

Tak lama kemudian, disusul pengendara motor kedua. "Nah yang motor kedua itu, langsung memepet saya sambil melakukan pelecehan itu. Posisi motornya sambil jalan. Saya kaget, terus saya teriak. Dia berhenti di ujung jalan sambil liat ke arah saya lagi. Akhirnya saya nggak berani ngejar, terus saya lari ke arah jalan raya sambil nangis," katanya.