Tahunan Parkir Bandara Soetta, 7 Unit Mobil Kisaran Tarif Mencapai 893 Juta -->

BABE

Tahunan Parkir Bandara Soetta, 7 Unit Mobil Kisaran Tarif Mencapai 893 Juta

By: M Abdul Rosyid
Friday, 24 April 2020


Tangerang - Sat Reskrim Polres Bandara Soetta mengamankan 7 Unit mobil yang terparkir selama bertahun-tahun di area parkir Bandara Soekarno Hatta parkir dengan kisaran tarif parkir 893 Juta.

Berdasarkan 3 Laporan Polisi, Sejumlah mobil yang bertahun- tahun di tinggalkan pemiliknya di area parkir mobil terminal 1 B (depan Pos Polisi) Bandara Soekarno Hatta dan area parkir Inap (depan gedung 600) dan parkir inap Kawasan Soewarna.

Berawal pada hari Kamis Tanggal 2 Januari 2020 saat anggota sedang melaksanakan tugas observasi mendapat Informasi, bahwa terdapat unit mobil terparkir dengan rentang waktu yang cukup lama di area parkir  Bandara Soekarno Hatta.

Kompol Alexander Yurikho Kasat Reskrim Bandara Soetta menjelaskan, 3 unit mobil berada di parkir Inap depan gedung 600 terdapat mobil Toyata Avanza dengan nomor polisi F 1043 CV. Mobil Grand Max dengan nomor polisi B 1849 NKT. Mobil Toyota Corona dengan nomor polisi DE 276 CA.

"Area parkir terminal 1B depan pos Polisi  Bandara Soekarno Hatta Mobil BMW dengan nomor polisi B 1845 VJ. Mobil Daihtsu Every dengan nomor polisi B 2898 B. Dan Mobil Honda Freed dengan nomor polisi B 1156 BFX.  Di lokasi berbeda yaity area parkir inap Kawasan Soewarna ada mobil Pajero Sport dengan Nomor Polisi L-1142-EA," kata Kompol Alexander. Jumat 24 /04/2020.

Adapun rincian mobil dari 7 (Tujuh) unit mobil tersebut 1. 1 (satu) unit mobil Daihatsu Gran Max warna hitam dengan Nomor Polisi B 1849 NKT. Pembuatan Tahun 2012 yang masuk parkir sejak tanggal 25 April 2018 pukul 07.00 wib, sudah terparkir selama 12 bulan dengan estimasi Biaya Parkir sebesar Rp 96.000.000 (Sembilan Puluh Enam Juta Rupiah). Berdasarkan Data dari Samsat nama pemilik adalah Sdri EK, mobil oleh yang tertera di registrasi sebagai pemilik, diterangkan bahwa telah dijual dari Tahun 2016 dan setelah proses jual beli, tidak lagi berhubungan dengan pembeli.
2. 1 (satu) unit mobil Toyota Corona warna hitam dengan Nomor Polisi DE 276 CA (Pembuatan Tahun 1990) yang masuk parkir sejak tanggal 20 April 2019 pukul 06.33 Wib, sudah terparkir selama 9 (Sembilan) Bulan dengan Estimasi biaya sebesar Rp 76.000.000 (Tujuh Puluh Enam Juta Rupiah) dan berdasarkan hasil pengecekan data terdaftar a.n AR mengatakan :
a.  Benar pemilik dan alamat ada dan sesuai dengan data di Samsat
b. benar pemilik mobil nama AR adalah Mantan Pejabat pemerintah di Provinsi Maluku Utara dan mobil sudah di serahkan kepada keluarga di Jakarta untuk kemudian diparkir-kan di Bandara Soetta karena keluarga kembali berdomisili di Maluku Utara. 1 (satu) unit mobil Toyota Avanza warna hitam dengan Nomor Polisi F 1043 CV (Pembuatan Tahun 2011) yang masuk parkir sejak tanggal 09 April 2019 pukul 04.13 WIB sudah terparkir selama 9 Bulan dengan Estimasi biaya sebesar Rp 76.000.000 (Tujuh Puluh Enam Juta Rupiah), berdasarkan hasil pengecekan terdaftar a.n AH dan unit mobil oleh Pemilik disewakan yang kemudian oleh si Penyewa, Unit Mobil Avanza ditinggalkan di Area Parkir Bandara Soetta, Pemilik mobil telah bertemu dengan Pengelola Parkir untuk menyelesaikan masalah Biaya Parkir. 

Selanjutnya 1 (satu) unit mobil BMW 320i limited edition Nomor  Polisi B 1845 VJ (Pembuatan Tahun 2005), masuk parkir sejak 05 Desember 2018 pukul 08.28 Wib, sudah terparkir selama 13 Bulan dengan estimasi Biaya Parkir Rp 115.000.000 (Seratus Lima Belas Juta Rupiah), ada yang pernah datang ke managemen parkiran atas nama JIS, berdasarkan STNK yang dibawa oleh pengurus pemilik dari BMW B 1845 VJ atas nama pemilik AK , akan tetapi tidak pernah diurus kembali untuk pelunasan biaya parkir. Kemudian 1 (satu) unit mobil Suzuki Every No Pol B 2898 B (Pembuatan Tahun  2004), yang sudah tidak diketahui data masuk area parkir karena penggelolan parkir berbeda dan yang sekarang yang mengelola PT Angkasa Pura Solusi (paling tidak sudah berada di Area Parkir selama 36 Bulan dengan estimasi biaya 280 Juta), berdasarkan data dari Samsat, Pemilik a.n AST yang menurut keterangan Pemilik telah dijual 3 Tahun yang lalu. Lalu 1 (satu) Unit Mobil Mitsubishi Pajero Sport Dakkar No Pol L-1142-EA (Pembuatan tahun 2014) yang masuk parkir sejak 13 Oktober 2018 pukul 05.00 Wib, sudah terparkir selama 15 bulan dengan estimasi Biaya Parkir Rp 80. 000.000 (Delapan puluh Juta Rupiah). Berdasarkan data samsat, pemilik atas nama FA, kendaraan status "blokir lapor jual", menurut keterangan pemilik nama hanya dipinjam KTP dan datanya untuk kemudahan pengurusan Surat mengingat bahwa pekerjaan FA (nama dalam STNK) adalah sebagai Biro Jasa, dan sampai saat ini FA tidak mengenal lagi siapa pemilik sebenarnya kendaraan pajero tersebut. Selanjutnya  1 (satu) Unit Mobil Honda Freed Nopol B 1156 BFX (pembuatan tahun 2009), petugas parkiran. Ganjar Dwi Oktara tidak bisa memastikan kapan tepatnya mobil honda freed tersebut masuk parkiran Terminal 1 C karena pengelola parkiran sebelumnya adalah PT. ISS, sedangkan yang mengelola sekarang adalah PT APS, namun perkiraan petugas parkir mobil honda freed tersebut sudah terparkir kurang lebih 2 tahun dengan Estimasi Biaya Parkir Sebesar Rp 170.000.000 (Seratus Tujuh Puluh Juta Rupiah), berdasarkan hasil keterangan  dari Samsat Polda Metro Jaya pemilik mobil adalah Sdr. MHS dan status mobil tersebut telah diblokir atas permintaan pemilik dan berdasarkan keterangan dari sdr. MHS, mobil Honda Freed tersebut sebelumnya telah dipinjam kakanya sejak 2 tahun yang lalu dan kemudian tidak diketahui keberadaan-nya, mobil tersebut tidak pernah bermasalah dalam perkara pidana atapun perdata

"Dari seluruh Mobil, hanya satu mobil yang ter-indikasi Penggelapan yaitu mobil Avanza F 1043 CV yang digelapkan oleh penyewa mobil. Adapun pemilik sah berdasarkan dokumen kepemilikan yang sah dan lengkap dapat mengambil kendaraan jika sudah menyelesaikan tagihan sewa parkir dari pengelola area parkir." jelas Kasat Reskrim Polres bandara melalui siaranya.